Mendagri Tegur Satpol PP Serang yang Razia Ibu Warteg Tak Simpatik

Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo sudah mendengar peristiwa razia ibu warteg di Serang oleh Satpol PP yang dianggap tak simpatik. Tjahjo sudah menugaskan pejabat Satpol PP Kemendagri untuk menegur cara-cara seperti itu.
“(Terkait) kasus overacting Satpol PP, Direktur Satpol PP Kemendagri saya minta ke Kabupaten Serang untuk menegur dan mengingatkan kepada jajaran Satpol PP seluruh Indonesia, bahwa dalam melaksanakan keputusan atau instruksi kepala daerah atau melaksanakan mengamankan perda di daerah untuk bersikap simpatik,” ucap Mendagri Tjahjo dalam pesan singkat, Minggu (12/6/2016).
Tjahjo juga menyebut, Satpol PP dalam menjalankan tugas harus pengedepankan penyuluhan, tidak overacting yang menimbulkan ketidaksimpatiknya masyarakat kepada pemerintahan baik pusat maupun daerah.
“Harus intropeksi,” perintah Tjahjo kepada Satpol PP.
Dia menuturkan Satpol PP memang tugasnya melaksanakan Perda atau melaksanakan perintah kepala daerah, namun sejak tahun 2015 di mana Tjahjo sebagai pembina satpol PP, selalu mengingatkan satpol PP harus simpatik.
“Jangan overacting sok kuasa, apa pun masyarakat di daerah harus ditertibkan tapi harus manusiawi,” ujarnya.
“Terkait warung makan yang buka di hari puasa diingatkan saja agar tidak terbuka mencolok atau ditutup tirai. Apa pun (kita) menjaga toleransi masyarakat yang beragam,” tegas Tjahjo.
(detik.com)
