Zakat Kurang Maksimal, Kemenag Gelar Workshop Pembinaan Mustahik dan Muzakki

Palembang, KabarSriwijaya.com – Untuk mendukung program Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam pengumpulan zakat secara maksimal, maka Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumsel mengadakan Workshop Pembinaan Mustahik dan Muzakki. Kegiatan ini diadakam di hotel Duta Syariah, Senin (10/04/2017).
Drs. H. Saharudin Batjik selaku ketua pelaksana mengungkapkan kegiatan workshop ini diadakan untuk muzakki agar rajin membayar zakat, karena zakat merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam.
“Saya harapkan untuk muzakki membayar zakatnya kepada lembaga yang resmi, jangan lagi membayar kepada individu-individu. Yakni bisa kepada BAZNAZ dengan LAZ mulai dari tingkat Provinsi sampai Kabupaten dan Kota,” ujarnya.
Ketika muzakki membayarkan zakatnya kepada lembaga resmi zakat, maka diharapkan untuk waktu kedepan mustahik bisa membayarkan zakatnya.
Lanjut Saharudin, peserta dari perwakilan 17 kabupaten kota akan diberi pendidikan seperti peran Kementerian Agama dalam mensejahterakan masyarakat, manajemen pengelolaan zakat, peranan lembaga pengelolaan zakat dalam merubah mustahik menjadi muzakki.
Banyaknya yang tidak membayar ke LAZ maupun BAZNAZ tetapi lebih memilih kepada individu secara langsung menurut Saharudin, diharapakan para mustahik dan muzakki kedepan dapat mensosialisasikan hasil dari workshop, untuk orang-orang yang mampu bisa menyalurkan zakatnya secara lengsung kepada lembaga resmi agar dapat bermanfaat bagi sesama, tutupnya. (DNK)
