ADVMusi Rawas

Kahar Muzakir: Kami Siap Ikut Mewujudkan Mura Sempurna

Musi Rawas, KabarSriwijaya.com – Anggota DPR RI Fraksi Golkar Drs Kahar Muzakir dari Daerah Pemilihan Sumsel 1, siap memperjuangkan program-program Pembangunan di Kabupaten Musi Rawas sehingga dapat lepas dari status daerah tertinggal dan mewujudkan Musi Rawas Sempurna yang tujuan akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Musi Rawas dengan cara memperjuangkan pembangunan daerah dengan menggunakan APBN.

ADV KM3Penegasan ini disampaikan oleh Kahar Muzakir bersama anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H Wahyu Sanjaya, SE saat melaksanakan Kunjungan Kerja (Reses) dalam rangka menyerap aspirasi ke Kabupaten Musi Rawas yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Jum’at (20/10/2017).

Pertemuan yang juga dihadiri oleh Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan, Sekda Musi Rawas, H Isbandi Arsyad, Ketua dan Sekertaris DPD Golkar Kabupaten Musi Rawas, Kepala OPD dan jajaran ASN dan seluruh Camat diwilayah Kabupaten Musi Rawas diawali dengan makan malam bersama dan ramah ttamah dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Dikatakan Politisi Golkar ini, salah satu tujuan Kunker/Reses yang dilakukan untuk menyerap aspirasi atau mengetahui permaasalahan dan kebutuhan daerah yang nantinya akan diajukan dan diperjuangkan di DPR RI untuk di biayai oleh APBN, baik di bidang Infrastruktur Kesehatan, Pendidikan, Infrastruktur Jalan, Pengairan, dan Pasar.

ADV KM2

Sementara itu, Anggota DPR RI, Wahyu Sanjaya, SE dari Fraksi Demokrat mengatakan Pemerintah daerah tidak bisa membangun daerah ini dengan hanya menggunakan dana APBD namun Pemda dapat mengakses dana-dana dari APBN seperti DAK dan Anggaran Kementrian. Untuk itu dia bersama anggota DPR RI khususnya Dapil Sumsel I akan terus mendorong Pemerintah Pusat untuk mengalokasikan anggaran untuk daerah-daerah di Sumsel khususnya Musi Rawas untuk melepaskan diri dari status daerah tertinggal dan mewujudkan Musi Rawas Sempurna.

Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan pada kesempatan tersebut meyambut baik dan memberilan apresiasi atas kunjungan kerja anggota DPR RI dari Fraksi Golkar dan Demokrat ke Musi Rawas, dan Bupati berharap atas kunker ini merupakan angin segar dan dapat membantu Pemda dalam membangun daerah ini sehingga lepas dari daerah tertinggal.

Dijelaskan Bupati, Predikat Daerah tertinggal ini mulai disandang ketika Kota Lubuklinggau, 16 tahun lalu menjadi Daerah Otonomi Baru. Sebelum memisahkan diri, Alokasi APBD Musi Rawas lebih dari 50 persen diinvestasikan untuk membangun Ibukota Musi Rawas saat itu Kota Lubuklinggau dengan mengorbankan pembangunan wilayah lainnya di Musi rawas, sehingga, pada saat itu terjadi kesenjangan pembangunan yang sangat besar.

ADV KM4

Setelah Lubuklinggau menjadi DOB, Musi Rawas tidak memiliki Kota dan Investasi yang selama ini dikucurkan terlepas dari data asset Musi Rawas dan Musi Rawas hanya meninggalkan kata Ibu. Meskipun demikian, Pemkab Mura tidak hanya berpaku dan berdiam diri. Setelah 16 tahun, Kabupaten Mura secara bertahap terus menata daerah dengan pembangunan yang merata. Membuka daerah terisolir, meningkatkan Infrastruktur Jalan, Jembatan, Pendidikan, Kesehatan, Perekonomian dan tentu mulai dari awal membangun Ibu Kota di Muara Beliti.

Dengan Pondasi Pembangunan yang telah dibuat oleh Bupati Ridwan Mukti, kini disempurnakan dengan Musi Rawas Sempurna, dimana Sempurna mengandung Makna menciptakan Musi Rawas yang Sejahtera, Mandiri, Produktif, Unggul, Religius, Nyaman dan Aman. Untuk mewujudkan ini, Pemkab Mura bersama Rakyat Musi Rawas dengan semangat AK5, bekerja dengan iklas dan penuh dengan kesabaran, sehingga kami menargetkan 2018 mendatang daerah ini dapat melepaskan diri dari status daerah tertinggal.

Terkait dengan Kunker ini, Bupati mengharapkan dapat memperjuangkan kebutuhan daerah seperti memperbaiki atau meningkatkan kualitas jalan Negara, Saluran Irigasi, Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan. Terkhusus untuk sarana perekonomian, pihaknya telah menyususn proposal tentang peningkatan fasilitas pasar yakni Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo dan Pasar Megang Sakti. Kedua Pasar ini diharapkan dapat ditingkatkan fasilitasnya dengan menggunakan anggaran APBN. Bupati berharap agar Anggota DPR RI khususnya Dapil Sumsel I dapat ikut serta mendorong agar peningkatan kedua pasar ini dapat di biayai oleh APBN. (ADV)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close