DAERAHPalembang

Bedah Visi Palembang Emas Darussalam, Badko HMI Sumbagsel Kritisi Keberadaan PPUT dan Spa

Palembang, KabarSriwijaya.com – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Bagian Selatan (Badko HMI Sumbagsel) gelar Talk Show Dwi Mingguan dengan Tema “Apa Kabar Palembang Emas Darussalam dengan Maraknya Praktek Prostitusi Berkedok PPUT dan Spa?”, di Dipo Cafe Palembang, Sabtu (09/11/2019) malam.

Muhammad Hatta Ketua Pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin Badko HMI Sumbagsel.

“Ini adalah Talkshow yang ke-12 yang sudah digelar oleh Badko HMI Sumbagsel dan dengan tema yang sama yaitu menyoroti visi Palembang Emas merupakan agenda kedua atau lanjutan dari kegiatan yang telah dilaksanakan pada April lalu,” jelas M. Hatta

Dalam kesempatan ini, Kadarsyah Kabid SDA Sat-Pol PP Kota Palembang menjelaskan bahwa Kota Palembang saat ini sudah menjadi salah satu Kota Metropolitan di Indonesia, dan ini membawa dampak positif dan negatif dalam kehidupan bermasyarakatnya.

“Menjadi sebuah kota besar di Indonesia, tentu serta merta terjadi perubahan dalam kehidupan masyarakat, dan saat ini terjadi juga di Kota Palembang,” ujarnya.

Ditambahkannya, sesuai Tupoksinya, kapasitas instansinya yaitu Sat-Pol PP hanya berwenang melakukan penindakan dan penegakkan Peraturan Daerah (Perda), salah satunya yaitu melakukan razia.

Sementara itu, Yunus mewakili Dispora Kota Palembang menyampaikan apresiasinya atas kegiatan-kegiatan seperti ini yang merupakan kekuatan moral dan kontrol sosial yang patut didukung.

Bambang Irawan Ketum Badko HMI Sumbagsel menuturkan keresahannya terkait banyaknya spot-spot (tempat, red) di Kota Palembang yang disinyalir merupakan tempat prostitusi terselubung.

“Sudah bukan rahasia lagi, bahwa beberapa tempat di Kota Palembang disinyalir merupakan tempat prostitusi terselubung, dan ini sudah menjadi pembahasan pada Talkshow yang kami gelar pada bulan April lalu, dan sampai saat ini belum dilakukan tindakan oleh pihak-pihak terkait,” tandas Bambang Irawan.

Senada, Bagindo Togar Pengamat Sosial menyampaikan bahwa Visi Palembang Emas Darussalam korelasinya adalah bicara soal religisitas.

“Penguatan spiritualitas memang menjadi salah satu solusi dalam menghilangkan keberadaan tempat-tempat prostitusi, namun yang paling penting adalah menanamkan mindset ke masyarakat bahwa me-refresh diri tidak harus melakukan perbuatan maksiat dengan mendatangi tempat-tempat prostitusi,” ujar Bagindo.

Lanjutnya, ia sangat mengapresiasi dengan menjamurnya tempat-tempat hiburan, salah satunya keberadaan cafe dan tempat nonkrong yang dinilai mampu menjadi pilihan bagi masyarakat untuk me-refresh diri. (HS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close