DAERAHPalembang

Bina Remaja untuk Cetak SDM Unggul

Penyuluh KB Kec. Plaju Adakan Penyuluhan ke kelompok PIK-Remaja Anyelir SMA Unggul Negeri 4 Palembang

Palembang, KabarSriwijaya.com – Masa remaja merupakan masa yang sangat rentan terpengaruh hal-hal negatif, contohnya penyalahgunaan narkoba, sex bebas, dan lain sebagainya. Namun apabila masa remaja tersebut diisi dengan hal-hal yang positif, maka akan tercipta sumber daya manusia yang unggul.

Berlatar belakang hal di atas, Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan Plaju Kota Palembang pada hari Kamis (21/11), melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada kelompok PIK-Remaja Anyelir SMA Unggul Negeri 4 Kota Palembang mengenai perilaku beresiko pada remaja.

Maharani Savitri selaku koordinator wilayah KB Kecamatan Plaju mengatakan, pembinaan kepada remaja untuk menciptakan SDM yang unggul sangat penting untuk dilaksanakan, apalagi ke depan BKKBN akan melakukan rebranding yang memfokuskan program lebih banyak kepada pembinaan remaja.

“Ke depan BKKBN akan melakukan rebranding untuk menitikberatkan program kepada remaja, oleh karena itu kami berharap kegiatan PIK-Remaja Anyelir SMA Unggul Negeri 4 Kota Palembang dapat lebih aktif setelah dilakukan pembinaan ini”, ujarnya.

Billy Betha Nagara selaku pemateri dalam penyuluhan menyampaikan mengenai perilaku beresiko pada remaja, diantaranya bullying, sex bebas, sex pranikah, sex terlalu muda, dan penyalahgunaan narkoba.

“Kami berharap supaya adik-adik dapat menghindari dan tidak melakukan perilaku beresiko. Mari isi masa-masa remaja dengan kegiatan yang bermanfaat”, ajaknya.

Zoelkarnain Pohan yang juga pemateri mengajak agar remaja merencanakan kehidupannya dan mendewasakan usia perkawinan.

“Idealnya perempuan menikah minimal pada usia 21 tahun dan laki-laki pada usia 25 tahun. Karena pada usia tersebut, organ reproduksi perempuan sudah siap untuk dibuahi, dan laki-laki sudah memiliki penghasilan untuk menafkahi keluarga. Harapannya akan tercipta keluarga yang sehat dan sejahtera”, imbuhnya.

Selain itu, pada pembinaan kali ini Zoelkarnain Pohan juga mengajak kelompok PIK-Remaja Anyelir SMA Unggul Negeri 4 Kota Palembang untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk mempublikasikan kegiatan hari ini.

“Mari manfaatkan media sosial untuk seperti instagram, facebook, whatsapp, dan lain sebagainya untuk mempublikasikan kegiatan dan materi hari ini. Agar teman-teman remaja yang lain juga bisa mengakses informasi yang telah kami sampaikan terkait perilaku beresiko pada remaja, pendewasaan usia perkawinan, dan merencanakan masa depan,” pungkasnya. (ZP/RLS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close