NASIONALSUMSEL

IKMS Jabodetabek Kritisi Kebijakan Pemprov Sumsel

Jakarta, KabarSriwijaya.com – Persoalan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas SDM Sumsel menjadi topik hangat yang dibahas dalam Forum Diskusi Publik 2020 yang digelar oleh Ikatan Keluarga Mahasiswa Sumsel (IKMS Jabodetabek), di Caffe Alumni, Rabu (15/01).

Amirul Mukminin, Ketua Umum IKMS Jabodetabek, menagih janji kampanye Gubernur Sumsel, Herman Deru, terkait #SumselMaju yang dinilai sampai saat ini belum terasa dimata masyarakat Sumsel.

“Sudah 2 tahun beliau menjabat, tapi kerja nyata nya belum kelihatan sampai sekarang,” tegas Tum Amir yang akrab disapa.

Senada dengan Amir, Sekjend Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), Ryan Hidayat, mengatakan, bahwa mahasiswa ketika merantau di ibukota harus peduli dengan asalnya, dengan mengamati ataupun mengkritik kebijakan pemprov sumsel jika adalah kesalahan, karena Herman deru dinilai tidak jelas orientasi dan implementasi nya.

“Kita sebagai mahasiswa harus aktif dalam mengkritisi kebijakan rumah kita sendiri,” Tegas Ryan, yang juga mantan Presma UIN Jakarta 2016-2017.

Turut hadir juga Junaidi, Ketua SMSI Banten, menegaskan, bahwa Pemprov dan DPRD Sumsel harus fokus pada kepentingan rakyat, bukan fokus pada kepentingan pribadi maupun kelompok nya saja.

“Pemprov dan DPRD harus fokus pada kepentingan rakyat, dan juga harus mengembangkan potensi SDA dan SDM masyarakat Sumsel yang ada,” Tutur Bang Juned akrab disapa.

Kemudian Repil Ansen, Direktur Umum Bakornas LKMI PB HMI, mendesak Pemprov Sumsel untuk peduli terhadap dunia kesehatan, terlebih penyediaan fasilitas kesehatan agar dapat dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat.

“Pemprov harus melek dan peduli terhadap kesehatan masyarakat, agar dapat terwujudnya sumsel yang maju,” kata Repil.

Acara ditutup dengan konfrensi pers dengan membacakan pernyataan sikap (press rilis) yang digagas langsung oleh seluruh pengurus IKMS Jabodetabek. (RLS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close