BanyuasinDAERAH

Jakor Sumsel Demo Dugaan KKN Oknum DPRD Banyuasin Ke Kantor Kejati

Palembang, KabarSriwijaya.com – Massa dari Jaringan Anti Korupsi (Jakor) Sumatera Selatan menggelar aksi unjuk rasa mengenai dugaan KKN oleh oknum anggota dewan di DPRD Banyuasin.

Demo berlangsung di kejaksaan tinggi Sumatera Selatan, Rabu (26/02/2020). Massa membentangkan karton spanduk bertuliskan Tangkap Koruptor Usut Tuntas dugaan KKN yang dilakukan oleh Oknum DPRD Banyuasin.

“Korupsi merupakan kejahatan yang dilakukan secara terstruktur sistematis dan masif sehingga menyebabkan korupsi sangat sulit untuk diberantas di Indonesia ini” ujar koordinator aksi Mukri AS.

Apalagi akhir-akhir ini terang Mukri, perilaku koruptif ini sudah menjadi wabah yang sangat menakutkan bagi rakyat seakan-akan budaya korupsi tersebut sudah menjadi hal yang wajar.

“Dan hari ini kami dari Jaringan Anti Korupsi Sumatera Selatan menemukan dugaan-dugaan yang mengarah pada tindak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme yang terjadi di kabupaten Banyuasin dan hal tersebut diduga dikendalikan oleh oknum anggota DPRD Banyuasin dari partai Golkar berinisial IS,” ungkapnya.

Dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme tersebut menurut Jakor Sumsel terkait dalam proyek sebagai berikut :

Pembangunan Balai Pertemuan Desa Karangsari Kecamatan Karang Agung Ilir dengan anggaran sebesar Rp 200.000.000

Pengecoran Jalan dilingkungan Desa Mekarsari Kecamatan Karang Agung Ilir dengan anggaran Rp 150.000.000

Pembuatan Gedung PAUD dusun 3 Desa Mekar Sari Kecamatan Muara Telang dengan anggaran Rp 150.000.000

Pengecoran Jalan Dusun II Desa Upang Karya (1,5 M x 800 M) dengan anggaran sebesar Rp 200.000.000

Pengecoran Jalan Setapak di Teluk Macan Sungsang I dengan anggaran Rp 150.000.000

Peningkatan Rumah Tidak Layak Huni di Kecamatan Sumber Marga Telang, Kecamatan Muara Telang, Kecamatan Karang Agung Ilir dengan anggaran Rp 200.000.000

Sementara itu Ketua Jakor Sumsel, Fadrianto SH, mengatakan aksi demo mereka hari ini adalah aksi pertama kali terkait dugaan KKN yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Banyuasin tersebut.

“Kami sudah biasa melakukan aksi berkali-kali ke kantor Kejati Sumatera Selatan dan untuk aksi kali ini merupakan aksi yang pertama kami lakukan terkait kasus KKN yang dilakukan oleh oknum DPRD Banyuasin, kami akau terus melakukan aksi kampanye anti korupsi,” tegasnya.

Kasipenkum Kejati Sumsel Haidirman SH menerima berkas dari Jakor Sumsel

Jakor Sumsel meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banyuasin dan oknum anggota DPRD dari partai Golkar berinisial IS. Selain itu juga Jakor meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk memeriksa kegiatan tersebut.

Aksi Jakor diterima oleh Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumsel, Haidirman, SH.

“Silahkan melaporkan secara tertulis dilampirkan dokumen atau bukti awal hingga nampak memang betul ada dugaan tindak pidana korupsi,” kata Haidirman. (SB)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close