NASIONAL

Peluang dan Tantangan Industri Media di Tengah Tatanan Kenormalan Baru

Palembang, KabarSriwijaya.com – Lembaga Pers Mahasiswa Gelora Sriwijaya Universitas Sriwijaya (LPM GS Unsri) dengan Ikatan Alumni (IKA) LPM GS Unsri, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumsel, dan Komunitas Mobile Journalism (MOJO) Palembang gelar Webinar Nasional dengan tema ‘Peluang dan Tantangan Industri Media di Tengah Tatanan Kenormalan Baru’, via Zoom Meeting, Sabtu (18/07/2020).

Webinar ini sendiri menghadirkan 4 narasumber yakni Drs. Firdaus M.Si, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat periode 20019 – 2024, Andra Lesmana Produser dan Presenter Berita Satu TV, H. Firdaus Komar,S.Pd, M.Si Firdaus, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan, dan Muzhar Apandi, S.IP, M.Si, ketua MOJO Palembang.

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus memprediksi Booming Perkembangan Media Online di Indonesia akan berakhir dalam 5 (lima) tahun mendatang, dan akan menjadi media tradisional yang tergerus dengan zaman jika tidak berkejaran dengan teknologi.

“Media Online (memang) menjadi Primadona dimasa new-normal ini, namun berkembangnya terbatas. Karena kalaupun terus berkembang, maksimum 5 tahun mendatang, media online sudah menjadi tradisional,” ujar Firdaus

Menurut Direktur Majalah Teras dan korantangerang.com ini, untuk tetap mampu bersaing dimasa mendatang,  Media Online harus menjaga kualitas jurnalistik dan juga mengoptimalkan digitalisasi dengan mengkoneksikannya dengan platform digital dan media sosial.

“Yang menentukan hidup atau matinya media  dimasa mendatang tidak lepas dari pembaca dan pengelola media online tersebut yang saat ini disebut (generasi) milenial saat ini” jelasnya.

Karenanya, lanjut Firdaus, Platform media online  juga harus mengelola media sosial seperti youtube, facebook,IG untuk meningkatkan trafik pembaca. Karena Pembaca milenial kini beralih ke smartphone.

“Dengan trafik baik, media online mampu menghasilkan uang dengan adsen” paparnya

Dia menjelaskan,  Kemampuan untuk bertahan dan tetap bersaing dimasa mendatang menjadi tantangan bagi pengelola media online saat ini, yakni bagaimana menyajikan Konten atau produk jurnalistik yang menarik sesuai perkembangan zaman. Dan ini menjadi salah satu peran organisasi seperti SMSI atau PWI untuk men-transformasikan ke anggotanya.

“Percuma ber-SMSI atau ber-PWI, jika tidak mampu mentransformasikannya ke anggota,” pungkasnya.

Sementara itu, Andra Lesmana Produser dan Presenter Berita Satu TV menjelaskan bahwa semua terkena dampak, termasuk orang-orang yang ada di media. Tantangan yang paling sulit, kata dia, adalah ketika harus mencari informasi langsung ke lapangan.

“Dimana dalam kondisi saat ini bisa saja tertular Covid-19, karena ada beberapa teman media yang juga terkena Covid-19. Peluangnya lebih ke individu masing-masing ketika kita banyak bekerja di rumah, justru media sosial seperti youtube dan instagram menjadi peluang pekerjaan baru dan tentunya harus ada ide kreatif dan inovatif,” tegasnya.

Sedangkan Firdaus Komar, Ketua PWI Sumsel, memaparkan bagaimana pengolahan media itu memanfaatkan kanal informasi dan menciptakan konten yang bisa memenuhi kebutuhan publik atau lebih lengkap. 

“Pada saat kita punya peluang, maka tantangannya kita harus bersaing dengan media lain. Pelaku media harus bisa eksis dengan membuat konten yang menarik, apapun perubahannya atau apapun kanalnya media tetap dibutuhkan dengan mengacu pada pers sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, kontrol sosial dan lembaga ekonomi,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Gandeng PWI Sumsel, IKA Geologi Unsri Gelar Geo-Jurnalistik

Selanjutnya, narasumber terakhir yakni Muzhar Apandi selaku Ketua Komunitas MOJO Palembang, mengatakan bahwa MOJO diciptakan dengan dalil bahwa siapapun bisa menjadi seorang jurnalis. Sebab di zaman yang semakin canggih ini untuk menjadi seorang jurnalis tidak harus memiliki kamera khusus, tetapi dengan menggunakan handphone pun sekarang sudah dapat merekam video dengan kualitas cukup memadai. Sehingga, proses reportasi pun dapat dilakukan dengan mudah. ***

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close