DAERAHPali

Siap Tindak Lanjut Oknum Pelecehan Lambang Negara Indonesia

PALI, KabarSriwijaya.com – Jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Pali, masyarakat masih dengan mudahnya terjebak dalam nuansa retorika politik.

Seperti salah satu postingan akun media sosial Facebook @Ratu Pali yang memperlihatkan gambar Bendera Merah Putih yang merupakan Lambang Negara Indonesia diedit dengan bertuliskan Inisial nama salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pali “DHDS No.1” tepat diposisi tengah badan bendera.

Ramai tanggapan komentar netizen yang mengomentari postingan akun tersebut. Hingga sempat viral dimedia sosial WhatsApp, baik berupa link status Fb maupun Screnshoot status. Saat ini status fb tersebut telah dihapus oleh @Ratu Pali.

Banyak komentar dari anggota grup mengatakan hal yang dilakukan oknum tersebut adalah sebuah penodaan bendera lambang negara.

“Wah itu bagaimana, saya pikir itu penodaan lambang bendera negara, tidak boleh itu kan ada undang- undangnya, yaitu undang- undang Nomor 24 tahun 2009,” ungkap NF salah satu anggota grup WhatsApp yang enggan di sebut namanya. Senin (2/11).

loading...

Ia menuturkan dalam Pasal 24 UU Nomor 24 tahun 2009 yang berbunyi, Setiap orang dilarang :

a. Merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara;

b. Memakai bendera negara untuk reklame atau iklan komersial;

c. Mengibarkan bendera negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam;

e. Mencetak menyulam, dan menulis huruf, angka atau tanda gambar lain, dan memasang lencana apapun pada Bendera Negara.

f. Memakai Bendera Negara untuk langit-langit, atap, pembungkus barang, dan tutup barang yang dapat menurunkan kehormatan Bendera Negara.

Ia meminta kepada Aparat penegak hukum agar akun facebook @Ratu Pali itu segera ditelusuri dan ditangkap, jangan sampai berulah lagi serta memberi efek jera bagi pengguna akun media sosial yang lain agar tak melecehkan simbol Negara Indonesia.

BACA JUGA :  Muba Tuntaskan LHKPN 100 Persen

“Ini sudah keterlaluan aparat penegak hukum harus bertindak tegas, tangkap oknum pelaku penodaan Bendera Negara itu,” tandasnya.

Hal serupa ditanggapi oleh Merian, selaku tim politik hukum Paslon nomor urut 02, bahwa pelanggaran hukum ini dalam waktu dekat akan ditindak lanjuti.

“Permasalahan ini akan kita laporkan kepada pihak berwajib, agar tidak terjadi pelecehan lagi seperti ini terhadap sang merah putih,” Jelasnya saat diwawancarai pada Senin malam (02/11). (RLS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close