NASIONAL

Yayasan Dian Sastro dan Magnifique berbagi mengenai M-Class, Pengadaan Webinar Gratis Selama Pandemi, di Ideafest 2020

Jakarta, KabarSriwijaya.com – Diluncurkan sejak September 2020, M-Class merupakan webinar gratis yang digagas oleh Yayasan Dian Sastrowardoyo dan Magnifique serta dilakukan secara berkala setiap bulannya di masa pandemi ini, khusus untuk para siswa di daerah kurang terjangkau.

Menyadari bahwa kebutuhan PJJ (pembelajaran jarak jauh) tak hanya berkisar pada pendidikan wajib saja, M-Class bertujuan memberikan webinar bermanfaat dengan melakukan sinergi bersama banyak pihak pendukung.

Mekanisme pelaksanaan M-Class menjadi salah satu topik yang dibawakan oleh Dian Sastrowardoyo, pendiri Yayasan Dian Sastrowardoyo, serta Arifaldi Dasril, Managing Partner Magnifique, dalam satu sesi khusus di Ideafest 2020, Knowledge for All : Increasing Access to Education for Underserved Communities, Jumat 13 November 2020 pukul 13.00 WIB secara virtual di ruang Newton.

Pandemi COVID-19 telah mengubah tata cara belajar dan mengajar di seluruh dunia termasuk di Indonesia, dari sistem tatap muka langsung menjadi PJJ, padahal tidak semua kegiatan belajar dapat dilakukan 100% secara daring, antara lain kegiatan seminar.

“Tidak semua siswa memiliki akses yang setara untuk mengikuti kegiatan ini. Keterbatasan akses internet, lokasi, dan pengadaan kuota menjadi kendala bagi sebagian siswa sehingga mereka tidak mendapat kesempatan untuk membekali diri dengan kegiatan webinar. Padahal, kegiatan seperti ini penting untuk menjadi bekal mereka maju ke jenjang professional,” ujar Dian Sastrowardoyo.

loading...
Dian Sastro Wardoyo

Hal ini yang menjadi alasan bagi Yayasan Dian Sastrowardoyo dan Magnifique untuk menggelar webinar gratis bagi para pelajar dan mahasiswa selama masa pandemi dengan menargetkan daerah kurang terjangkau dan terfasilitasi.

“Webinar gratis ini dilakukan dengan sistem sinergi bersama banyak pihak. Para pengajar yang merupakan profesional di bidangnya, para sponsor yang membantu pelaksanaan acara, komunitas mahasiswa yang mengikuti seminar serta media yang membantu kegiatan positif ini dapat terkomunikasikan dengan baik,” ujar Arifaldi Dasril.

BACA JUGA :  Pimpinan Organisasi Pers Deklarasi Sekretariat Bersama Pers Indonesia

Sesi pada Ideafest 2020 yang dihadiri oleh 4.900 peserta, memaparkan business model dari M-Class yang sederhana namun memiliki dampak positif yang baik. Tujuan dari pemaparan ini adalah agar lebih banyak pihak yang terinspirasi untuk melakukan kegiatan sejenis melalui kolaborasi.

“Pandemi ini mengajak kita agar mau ikut berperan, meski sekecil apapun, sehingga dapat memberikan manfaat untuk yang membutuhkan. Begitu banyak sektor yang telah terdampak, termasuk dunia pendidikan yang merupakan investasi jangka panjang untuk menjadi bangsa yang lebih maju,” tambah Dian.

Pada sesi berdurasi 60 menit yang dipandu oleh Jaka Darwis, Associate Director Magnifique, baik Dian dan Arifaldi juga memaparkan mekanisme M-Class dari mulai penentuan program, pemilihan pengajar, pengadaan komunitas, pencarian sponsor hingga kemitraan dengan media massa, untuk hasil yang lebih maksimal.

Sesuai dengan tema Ideafest 2020 yaitu Restart, M-Class mengusung pentingnya menyelaraskan diri dengan kondisi global dunia saat ini yang banyak terpengaruh oleh pandemi, termasuk dunia pendidikan. Tentunya proses menuju tahap restart ini memerlukan banyak penyesuaian agar dapat berjalan dengan lancar dan hal ini dapat terlaksana dengan baik melalui kolaborasi banyak pihak untuk membantu pihak lain.

“Dengan mengikuti Ideafest 2020, kami mengharapkan M-Class dapat menjadi prototype bagi pihak lain yang ingin berbuat sesuatu untuk dunia pendidikan Indonesia,” tutup Arifaldi. (SB/Ril)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close