PalembangTNI/POLRI

Tragedi Maut Mobil Berat vs Roda Dua: “Pj Walikota Akan Temui Menteri Perhubungan”

Palembang, kabar Sriwijaya com – Jl. MP Mangkunegara atau yang lebih familiar dikenal dengan sebutan daerah kenten akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat, pasalnya dalam kurun waktu 2 minggu telah terjadi 2 kecelakaan maut antara pengendara roda dua dengan mobil besar bermuatan tonase.

Kecelakaan pertama terjadi pada 6 mei 2024 lalu, yang menewaskan salah satu mahasiswi semester akhir dari salah satu perguruan tinggi swasta di palembang, dan kejadian kedua terjadi pada 20 mei 2024 kemarin yang menewaskan seorang pria paruh baya yang merupakan pensiunan ASN Pemkot Palembang.

Hal tersebut tentu menjadi perhatian banyak pihak, tak terkecuali Chandra yang merupakan Ketua Umum HMI Cabang Palembang, yang sebelumnya telah giat menyuarakan terkait permasalahan mobil bermuatan tonase. Saat ditemui Chandra mengungkapkan bahwa hal ini harus jadi fokus bersama antara pihak berwajib, pemerintah dan pengusaha serta warga agar mendapatkan solusi terkait permasalahan yang terjadi. 

“Kami dari HMI Cabang Palembang sudah beberapa kali demo di dinas perhubungan, salah satunya mengenai permasalahan ini. Masalah ini harus segera diselesaikan agar tidak ada lagi hal serupa, bukan hanya di daerah kenten tapi diseluruh jalan yg dilewati oleh mobil bermuatan tonase, dan ini jadi tugas bersama antara penegak hukum, pemerintah, pengusaha dan juga warga,” ungkap Chandra saat dikonfirmasi pada Rabu, (22/05/2024).

Lebih lanjut Chandra mengatakan, bahwa harus ada revisi perwali mengenai jam operasional dan juga rute keluar masuk mobil bermuatan tonase tersebut, mengingat jam-jam operasional dan rute yang dilakui sudah tidak layak lagi untuk dilewati. “Kami mendorong adanya revisi perwali nomor 26 tahun 2019, karna perwali tersebut menurut kajian kami tidak relevan lagi dengan kondisi hari ini, jam operasional dan juga rute yang dilewati oleh mobil berkuatan tonase itu sudah tidak layak, sangat potensi menimbulkan masalah lainnya,” ujarnya.

loading...

Diketahui bahwa menurut perwali nomor 26 tahun 2019 bahwa Rute masuk Kota Plembang menuju Boom Baru utk Kendaraan Berat mulai jam 21.00 – 06.00 wib dengan rute : 

BACA JUGA :  HMI Korkom UIN Gelar Gema Ramadhan 1440 H

1. Simpang Macan Lindungan – Jl. Parameswara – Jl. DL Daun – Jl. Basuki Rahmat – Jl. R.Sukamto – Jl. Residen A.Rozak – Jl. Martadinata – Boom Baru

2. Jl. Noerdin – Simp Kebon Sayur – R. Amaludin – Jl. MP. Mangkunegara – Jl. Residen A.Rozak – Jl. Martadinata – Boom Baru.

Sedangkan Rute keluar dari Boom Baru mulai jam 09.00 – 15.00 wib dengan rute Boom Baru – Jl. Martadinata – Jl. Residen A.Rozak – Jl. MP Mangkunegara – Jl. Nurdin Panji – Jl. Harun Sohar – Jl. Sukarno-Hatta.

Selain itu Chandra juga menyampaikan dukungannya kepada Pj. Walikota Palembang yang akan menemui Kementerian Perhubungan untuk meminta bantuan solusi terkait permasalahan ini. “Kami mendapatkan informasi bahwa pak Pj Walikota akan segera menemui Menteri Perhubungan, tentu kami mendukung pertemuan ini segera dilakukan agar mendapatkan bantuan solusi terkait permsalahan ini. dan kami mengapresiasi kinerja Pj. Walikota yang langsung mengambil langkah,” tutupnya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close