HukumOPINI

Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia “Bersatu dengan Pemuda Melawan Korupsi”

Oleh :
Fadrianto TH
Ketua Jaringan Anti Korupsi Sumsel

Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) diperingati setiap tahun pada 9 Desember oleh seluruh Negara di dunia sebagai bentuk perlawanan terhadap korupsi dan komitmen dalam penegakan hukum khususnya di Indonesia.

Sejarah Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati pada 9 Desember ini didirikan pada 31 Oktober 2003 oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membuat kesepakatan melalui United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) oleh 140 Negara untuk melawan korupsi.

Hakordia ini juga dilatarbelakangi oleh munculnya kesadaran akan dampak dari perbuatan korupsi terhadap keuangan Negara dan kehidupan masyarakat. Komitmen terhadap perlawanan korupsi untuk menumbuhkan kesadaran publik terkait bahaya laten korupsi.

Arti penting 9 Desember dalam melawan korupsi…!

loading...

Tanggal 9 Desember menandai Hari Anti Korupsi Internasional di seluruh dunia sebagai bentuk perlawanan terhadap pelaku perbuatan korupsi yang merusak nilai-nilai dalam kehidupan bernegara, publik dan pribadi demi membentuk Integritas Masa Depan suatu Bangsa.

Dalam hal ini, Jaringan Anti Korupsi Sumatera Selatan (Sumsel) atau JAKOR telah berkomitmen penuh terhadap perlawanannya terhadap korupsi di Indonesia khususnya di Provinsi Sumsel.

Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia bukan sekadar perayaan, tapi sebuah ajakan untuk bersama-sama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dari korupsi agar tidak ada lagi dana publik yang diselewengkan, tidak ada lagi proyek yang mangkrak, dan setiap pelayanan publik bisa diakses dengan mudah dan transparan.

JAKOR menilai Tindak Pidana Korupsi merupakan musuh bersama karena dilihat dari betapa banyak dan besarnya kasus-kasus korupsi di tanah air yang merugikan keuangan Negara Triliunan Rupiah.

Begitupun di Provinsi Sumatera Selatan terungkap banyak sekali kasus-kasus korupsi yang begitu fantastis yang merugikan keuangan Negara Milyaran hingga Triliun Rupiah yang justru banyak melibatkan para pejabat.

BACA JUGA :  Gubernur Serahkan Remisi Kepada Narapidana di Sumsel

Dan dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia ini JAKOR ikut berpartisipasi dalam menyuarakan aspirasinya serta menyampaikan laporan pengaduan ke KPK terkait beberapa indikasi kasus-kasus dugaan korupsi di Sumatera Selatan.

Dalam laporan pengaduannya, JAKOR sebagai organisasi publik ingin memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil untuk pembangunan dan uang Negara yang dialokasikan untuk proyek harus untuk kepentingan masyarakat tanpa adanya penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan dari yang mempunyai kepentingan pribadi.

JAKOR meminta keseriusan pimpinan KPK untuk memanggil dan memeriksa beberapa orang terkait untuk dimintai keterangannya. Dan JAKOR berharap pemerintah dapat membangun budaya integritas, akuntabilitas dan transparan atau budaya jujur dan bekerja dengan hati nurani serta bertanggung jawab atas keputusan dan tindakan yang diambil agar setiap penggunaan keuangan negara jadi jauh lebih bersih dan dapat diawasi.

Untuk memastikan Lembaga Publik bersih dari korupsi diharapkan adanya pelayanan utama terhadap pengaduan masyarakat. Dan untuk memastikan penggunaan uang negara bebas dari korupsi maka diperlukannya perubahan oleh pemerintah dalam menata sistem pengelolaan keuangan yang bebas dari korupsi itu sendiri.

Mari kita bangun kesadaran untuk peduli dan tanggung jawab memperbaiki tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi dengan berbasis keadilan tanpa memikirkan tentang kepentingan pribadi untuk memperkaya diri sendiri dengan korupsi uang negara.

Sekali lagi selamat…!

Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia. Mari Bersatu dengan Pemuda Melawan Korupsi

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close