PolitikSUMSEL

Minta Klarifikasi Anggaran Perjalanan Dinas Tahun 2020-2021, KPK Nusantara Gelar Demo di DPRD Sumsel

Palembang, KabarSriwijaya.com — Minta klarifikasi adanya penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas Tahun 2020-2021 pada saat pandemi Covid19 sebesar 94 Milyar, LSM KPK Nusantara menggelar demonstrasi di halaman kantor DPRD Provinsi Sumsel Jalan POM X, Selasa (25/07/23).
Koordinator Aksi, Dasri ketika melakukan orasinya menuturkan bahwa patut diduga Perjalanan Dinas DPRD Sumsel tahun 2020-2021 pada saat Pandemi Covid 19 yang menggunakan anggaran sebesar Rp. 94 Milyar terindikasi korupsi. Untuk itulah KPK Nusantara meminta kejelasan dari pihak DPRD Sumsel agar menjelaskan perihal kegiatan tersebut.
Mukri AS yang juga salah satu Koordinator Aksi turut menyampaikan orasinya mengatakan bahwa perjalanan Dinas DPRD Sumsel, tentunya persoalan ini menjadi telaah dan aspirasi kita. Kita berharap DPRD Sumsel tegak lurus dengan kepentingan masyarakat Sumsel.
“Perlu kita Sampaikan kepada DPRD Sumsel ini tentang pembatasan berpergian keluar negeri dalam situasi pandemi Covid 19. Ini merupakan realitas yang dihadapi seluruh dunia termasuk Indonesia dimana semua kegiatan ASN dibatasi. Yang menjadi catatan kita di tahun 2020-2021 adanya perjalanan dinas DORD Sunsel yang menggunakan angfaran 94 Milyar dan temuan ini menjadi catatanan tersendiri yang melabrak surat Edaran Menpan RB. Lewat aksi ini harus dibuka secara terang benderang agar prilaku dugaan korupsi ini dapat diusut dan diharapkan juga ada pengembalian keuangan Negara,” ujar Mukri.
Kemudian Reza Pahlepie selaku perwakilan massa aksi turut menyampaikan aspirasinya dengan mengatakan kita meminta penjelasan terkait Perjalanan Dinas DPRD Sumsel tahun 2020-2021 pada saat Pandemi Covid 19 yang menggunakan anggaran sebesar Rp. 94 Milyar yang diduga melanggar Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 46 Tahun 2020.
“Kami meminta Anggota DPRD untuk beraudiensi dengan kami agar menjelaskan apa yang kami sampaikan ini. Minimal ada perwakilan DPRD yang mempunyai kapasitas untuk menjelaskan kepada kami,” ujar Reza Pahlepie.
Ketua KPK Nusantara, Dodo Arman saat menyampaikan aspirasinya mengatakan dihadapan perwakilan DPRD Sumsel bahwa pihaknya mendesak pihak DPRD Sumsel untuk Segera menemuinya supaya menjelaskan kemana saja anggara sebesar sebesar Rp. 94 Milyar dipergunakan untuk perjalanan Dinas disaat Pandemi Covid 19.
“Kemana DPRD bepergian karena semua bandara tutup akibat Pandemi Covid 19. Kami mempertanyakan kemana uang itu dipergunankan karena anggaran bepergian tersebut sungguh sangat fantastis. Kami mempunyai data, ini pemborosan, lantas kemana anggaran semua itu. Kami datang kesini meminta penjelasan DPRD, dan tolong hargai kami, ” ujar Dodo.
Dodo Arman juga menjelaskan bahwa pihaknya meminta penjelasan ke DPRD Sumsel terkait Perjalanan Dinas disaat Pandemi Covid 19 yang menggunakan anggaran sebesar 94 Milyar Rupiah.
“Tolong hargai kami, perwakilan DPRD Sumsel harus menemui kami karena kami butuh penjelasan terkait penggunakan uang Negara. Kami tidak akan bubar sebelum anggota DPRD Sumsel mau menerima kami secara profesional,” tambah Dodo.
Perwakilan DPRD Sumsel, Selvia Riana selaku Staf Bidang Aspirasi Sekretariat DPRD Sumsel saat menjumpai massa aksi menyampaikan pendapatnya dengan mengatakan bahwa dirinya belum bisa memberikan keterangan lebih jelas.
“Saya akan buat kesimpulan dan selanjutnya akan saya sampaikan kepada Ketua DPRD Sumsel,” ujarnya. (SB)

BACA JUGA :  Aksi 212, Ribuan Umat Islam Sumsel Bersiap
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close