Musi RawasSUMSEL

Disnakan Mura Diduga Lakukan Korupsi

aliansi-pemuda

Musi Rawas, KabarSriwijaya.com – Aliansi Pemuda Peduli Musi Rawas yang merupakan gabungan dari beberapa organisasi antara lain Garda Muda Palapa (GMP), Generasi Muda Sumatera Selatan (GEMASS), Gerakan Pemuda Islam (GPI), Garda PETA serta Kelompok Tani, lakukan aksi demonstrasi di Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kab Mura, Kamis (29/12/2016).

Kedatangan mereka kali ini adalah untuk menyuarakan dugaan Praktik Korupsi yang terjadi pada Dinas tersebut, dimana terindikasi telah terjadi kegiatan yang tumpang tindih, hingga mengindikasikan adanya kegiatan yang fiktif.

“Berdasarkan sumber data yang kita dapat bahwasanya di Dinas Peternakan dan perikan kabupaten musi rawas adanya tumpang tindih kegiatan yang menggunakan APBD dan APBD Provinsi Tahun Anggaran 2016. Ada beberapa kegiatan yang double sehingga terindikasi adanya penyimpangan dan merugikan Negara. Dalam hal ini pengerjaannya juga diduga dikerjakan satu kegiatan saja berarti dalam hal ini yang satunya fiktip,” jelas Sugeng Koordinator Aksi saat diwawancarai awak media.

Lebih lanjut Sugeng menjelaskan bahwa kejadian seperti ini adalah tindakan yang dapat merugikan Negara dan melanggar undang-undang republik Indonesia nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

loading...

Adapun beberapa kegiatan yang terindikasi tumpang tindih tersebut antara lain yaitu Pengadaan kolam terpal untuk budidaya ikan dengan anggaran Rp.778.000.00, Pelatihan dan bimbingan pengoperasionalan teknologi peternakan tepat guna dengan anggaran Rp.50.000.000, Pengembangan dan pemasaran hasil perikanan dengan anggaran Rp. 60.000.000, Monitoring dan evaluasi dengan anggaran Rp.100.000.000. Jadi Total anggaran yang merugikan Negara adalah kurang lebih sebesar Rp.988.000.000.

Sugeng melanjutkan lagi bahwa berdasarkan investigasi Garda Muda Palapa (GMP) dilapangan bahwasanya bantuan pengadaan kolam terpal untuk budidaya ikan ini ke kelompok tani ikan hanya satu saja yang dikerjakan. Dan ditambah lagi dari informasi yang bersumber dari media jurnal independen bahwasannya ada dugaan penggelembungan harga pengadaan sapi di dinas peternakan dan perikanan kabupaten musi rawas provinsi sumatera selatan.

BACA JUGA :  PMT Desak Kejaksaan Baru Awasi Kekayaan Bupati dan Wakil Bupati Hasil Pilkada Serentak 2015

“Dinas peternakan dan perikanan kabupaten Musi rawas provinsi sumatera selatan pada tahun 2015 yang lalu menganggarkan dana sebesar RP 1,2 milyar lebih untuk pengadaan 30 ekor sapi pera dan juga menganggarkan perlengkapan sapi pera dengan anggaran RP 2,29 juta lebih untuk diserahkan kemasyarakat,” terang Sugeng. (Rls)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close