
OKU Timur, KabarSriwijaya.com – Suasana H-2 menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah, kondisi arus lalu lintas ruas Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera di Kabupaten OKU Timur mulai dipadati kendaraan pemudik. Ini terlihat dari pantauan sore hari dilapangan, Kamis (22/06/2017), kepadatan arus lalu lintas disepanjang ruas Jalinteng OKU Timur mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Meskipun begitu, kepadatan arus lalu lintas dan keamanan sudah diantisipasi oleh pihak Polres OKU Timur dan tim gabungan yang mendirikan beberapa pos pengamanan polisi dan rest area di sembilan titik di wilayah OKU Timur.
“Khusus OKU Timur, bisa dikatakan arus mudik ini terbebas dari kemacetan, karena jalur di OKU Timur tidak melalui pasar tumpah. Tapi kerusakan jalan dengan kondisi banyaknya lubang dibeberapa titik ruas Jalinteng sejauh ini banyak dikhawatirkan para pemudik, karena dapat mengancam keselamatan jika tidak berhati-hati,” terang Novri (30), warga Desa Kotabaru selatan.
Menurutnya, lanjut Novri, arus lalu lintas ruas Jalinteng OKU Timur biasanya dipadati para pemudik sekitar pukul 21:00 WIB hingga menjelang dini hari.
Sementara itu, guna memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemudik, Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kasubag humas Polres OKU Timur AKP Hardan menjelaskan selama Libur Lebaran pasukan gabungan yang terdiri dari anggota TNI, Polri, Dishub, Pol PP, Dinas Kesehatan, Pramuka dan peserta lainnya sudah disiagakan.
“Kita menurunkan personil gabungan yang terdiri dari kepolisian dibantu stakeholders terkait dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat maupun pemudik,” ungkapnya.
Tim gabungan operasi Ramadniya tersebut kini sudah menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo yang diantaranya menginstruksikan menjaga stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif, dan keamanan serta kenyamanan para pemudik saat arus mudik dan arus balik.
Saat ditanya terkait puncak arus mudik, dirinya memperkirakan akan terjadi peningkatan pada H-2 dan H-1.
“Dari tahun-tahun sebelumnya, Jalinteng selalu ramai saat malam hari. Biasanya puncak kendaraan mudik pada H-2 dan H-1. Namun untuk tahun ini belum bisa dipastikan apakah ada peningkatan arus mudik dari tahun sebelumnya,” katanya. (RA)