NusantaraPalembang

M.Nasir : Organisasi Dan Bisnis Bentuk Karakternya Sebagai Politikus

Palembang, KabarSriwijaya.com – Mengenal lebih dekat sosok M.Nasir Pria muda yang penuh semangat berkarya, untuk menjadi pelopor kemajuan rakyat. Yang saat ini menjabat sebagai anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin, dari Fraksi Partai Golkar.

Saat di wawancarai langsung oleh Tim Kabarsriwijaya.com di kediamannya yang ada di daerah KM 7 Kota Palembang, M. Nasir Mengaku dirinya telah berkecimpung dalam dunia organisasi, usaha dan bisnis pada saat ia menduduki bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), Selasa (6/4/2021).

“Hasil tidak akan mengkhianati usaha” adalah salah satu contoh ungkapan dalam Bahasa Indonesia. Ungkapan ini dikembangkan dengan pola akibat dan sebab. Secara sederhana, ungkapan ini bermakna bahwa jika kita melakukan sesuatu dengan serius atau berupaya dengan sungguh-sungguh, maka kita akan mencapai hasil yang gemilang.

Penggalan kalimat diatas dikutip untuk memperkuat narasi beografi M. Nasir Anggota Dewan Kabupaten Banyuasin yang berlatar belakang aktivis, Pembisnis hingga menjadi politikus. Muhamad Nasir dikenal sebagai seorang politikus di Sumatera Selatan, Lahir di Palembang 26 Desember 1979.

Pria dengan sapaan akrab Muhammad Nasir, Mengenyam pendidikan Sekolah Dasar di SDN Negeri Kikim Kabupaten Lahat tamat 1992, SMP Negeri 5 Ulak Paceh Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin Tamat Tahun 1995, SMA Muhamadiyah I Palembang, Tamat Tahun 1998 dan Kuliah dijurusan Matematika Fakultas Matematika dan ilmu Pengetauhan Alam (MIPA) Universitas Sriwijaya Tamat 2004.

loading...

Pada masa SMP ia pernah menjadi Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMP Negeri 2 Kikim Lahat, dan Kiprah di dunia usaha dan bisnis pada tahun 1997 saat SMA sudah bekerja pada salah satu perusahaan Distributor Pupuk Sriwijaya CV. Rudi Apriadi yang beralamat di Kota Palembang dan pernah menjabat Sebagai Direktur Cabang Kabupaten Musi Bayuasin CV. Rudi Apriadi pada tahun 2006. Kegiatan wira usaha lainnya adalah sebagai pihak kontraktor  pengadaan barang jasa pada Pemerintah Daerah, yang masih di gelutinya sampai ia memegang gelar sarjana, dan sampai ia menduduki kursi DPRD Banyuasin.

BACA JUGA :  Redaksi Kabar Sriwijaya Ajak Masyarakat Sayangi Dhuafa

Saat ia duduk di perguruan tinggi, ia terus melanjutkan kariernya dalam dunia Organisasi. Organisasi pertama yang ia ikuti adalah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada tahun 2000. dengan sebutan Latihan Kader Satu basic training. M. Nasir juga menjadi salah satu Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Sriwijaya (DPMU) Wakil dari Jurusan Matematika FMIPA tahun 2003. Tidak cukup disitu M. Nasir lalu berkiprah di Organisasi Kemahasiswaan Daerah yakni pada Pengurus Besar  Ikatan Mahasiswa Musi Banyuasin PB. IMMUBA pada tahun 2000, pada saat itu Kabupaten Banyuasin Masih tergabung dengan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Menjelang dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2002 Ia terpilih menjadi ketua umum PB. IMMUBA. Disinilah M. Nasir mematangkan cara berorganisasi, menyampaikan aspirasi, berkordinasi, bersilaturahmi dan lain sebagainya. Disanalah bagaimana dirinya memposisikan sebagai seorang pemimpin, bagaimana cara merekrut dan mengajak tupoksi yang lain untuk memperjuangkan aspirasi.

Pada tahun 2001 setelah awal Pemerintahan di masa Reformasi di Kabupaten Musi Banyuasin, nah pada tahun 2002 – 2004, M. Nasir sudah mulai menganalisa  kebijakan Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin salah satu program yang di kritik adalah beberapa proyek Marcusuar didalamnya ada Pembagunan Landasan Kapal Terbang, Kolam Renang, Pacuan Kuda dan kritik tersebut menjadi pembahasan di media cetak dan elektronik saat itu sebab pada acara forum diskusi formal sedemikian rupa dalam bentuk diskusi publik yang mendatangkan pembicara yang kompeten dengan masalah itu.

Berkat perjuangannya bersama rekan rekan sesama mahasiswa, lebih kurang 200 mahasiswa dengan syarat IPK 3.0 mendapat Beasiswa Mahasiswa Rp. 4 juta perorang plus pasilitas kantor (sekretariat).

Dan ia terus berlanjut Kiprah di dunia Sosial dan dunia Pendidikan mendirikan Yayasan Pendidikan dan Sosial Cahaya Insan Banyuasin pada tahun 2007 dengan memfasilitasi masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan fasilitas Kursus Komputer, bengkel motor dan pelayanan Sosial masyarakat lainnya, seperti Usaha Bantuan Kelompok Usaha Bersama, melalui kerjasama dengan beberapa lembaga antara lain Kementerian Pendidikan RI, Kementerian Sosial RI dan PT. Pertamina.

BACA JUGA :  Ratusan Ribu Warga 'Putihkan' BKB Palembang

Selain itu M. Nasir, Dikenal aktif di Organisasi Kemasyarakatan  Pemuda (OKP) Wirakarya Dewan Pimpinan Daerah (DEPIDAR) Sumatera Selatan (OKP di bawah Partai Golongan Karya) dan Organisasi Kemasyraakatan di Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) untuk tingkat kabupaten Dewan Pimpinan Cabang (DEPICAB) Kabupaten Musi Banyuasin, M. Nasir menjabat sekretaris di Kabupaten Muba sedangkan Ketua Drs. H. Ahmad Nasuhi, SH (Ustad Nasuhi).

Pada tahun 2005, dirinya bersama ketua Depicap mengadakan Diklat Kader Bangsa (Dikpol Kader Bangsa) tingkat pertama dan pertama di Sumsel. dengan jumlah peserta lebih kurang 200 orang lebih selama 3 hari.

Aktif di dunia Olahraga Badminton M. Nasir pemilik Club  PB. Elang Nusantara (PB. ELNUS) di beri mandat sebagai Ketua Bidang Dana dan Usaha pada Pengurus Daerah Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2019, Pada Tahun 2021 diberi tugas dan mandat sebagai Pengurus Besar PBSI sebagai Koordinator Bidang Komunitas Wilayah IV Sumatera.

“Dari berbagai Organisasi inilah salah satu bagian yang membentuk karakter saya hingga saat ini, dalam menganalisa Tata Kelola Keuangan dan Tata Kelola Pemerintahan khususnya Kebijakan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam kerangka fungsi Pengawasan DPRD Kabupaten Banyuasin,” tutupnya. (CA)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close