INTERNASIONALNASIONALOLAHRAGA

Pengawasan Ketat Pola Makan Timnas Selama TC di UEA

Dubai, KabarSriwijaya.com – Pemain Timnas Indonesia selalu mendapatkan pengawasan ketat dalam hal pola makan selama pemusatan latihan (TC) di Uni Emirat Arab, Dubai. Pola konsumsi sehat sudah diatur sedemikian rupa, agar kondisi fisik pemain bisa selalu tetap sehat dan bugar.

Pemilihan makanan sehat dirasa perlu diberikan kepada para pemain untuk mendukung aktivitas mereka selama pemusatan latihan. Apalagi, Evan Dimas, dkk dituntut meningkatkan kualitas fisik mereka.

Latihan berat pun kerap mewarnai latihan skuat Garuda asuhan Shin Tae-yong. Untuk mendukung aktivitas itu, asupan makanan sehat wajib dikonsumsi para pemain.

“Pola makan harus dijaga agar pemain terus dalam kondisi bugar dan fit. Dengan menu latihan yang bervariasi pemain harus tahu apa saja yang harus dimakan dengan pengawasan dari kami, dan juga staf pelatih lain,” kata Shin.

“Misalnya, asupan karbohidrat, protein, sayuran dan lain-lain. Untuk makanan, menu wajib yakni sayur, daging, ikan, salad, buah, susu, serta roti. Semua saya cek termasuk saat pemain mengambil takaran porsi makanan,” sambungnya.

loading...

Shin Tae-yong betul-betul menjaga para pemain dari makanan tak sehat. Pernah suatu saat salah satu pemainnya kedapatan mengkonsumsi makanan yang tidak sesuai.

“Untuk makanan, menu wajib yakni sayur, daging, ikan, salad, buah, susu, serta roti. Semua saya cek termasuk saat pemain mengambil takaran porsi makanan dan sesuai dalam mengkonsumsinya,” ucap Shin.

“Apa yang saya lakukan kepada pemain itu mengingatkan, mendidiknya, bahwa untuk meningkatkan fisik, dibutuhkan konsumsi makanan yang benar. Jadi, karena dia mengkonsumsi makanannya tidak benar, dan tidak tepat waktunya, maka saya tegur sedikit. Harus makan high protein, agar bisa meningkatkan kondisi fisik mereka,” tegasnya. (www.pssi.org)

BACA JUGA :  Sesalkan Pembubaran PT Liga Indonesia
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close