DAERAHSUMSEL

Penasehat Hukum Eks Ketua KPU Prabumulih Optimist Kliennya Tidak Bersalah

Palembang, KabarSriwijaya.com – Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Prabumulih Andry Swantana yang terjerat kasus korupsi penerima suap pengaturan suara pemilihan calon anggota legislatif (Caleg) kota Prabumulih tahun 2019, menjalani sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Senin (27/6).

Agenda Sidang pertama pembacaan dakwaan oleh JPU Kajari Prabumulih di pengadilan Tipikor Palembang diketuai hakim Mangapul Mangalu SH MH, terdakwa Andri Swantana disidang bersama Terdakwa mantan Caleg DPR RI bernama Dr EF Thana Yudha melalui online.

Saat dihubungi Penasehat hukum Terdakwa Andry swantana, advokat Widodo SH menjelaskan bahwa klien nya didakwa oleh jaksa penuntut umum sebagai orang yg menerima suap dan menjanjikan suara kepada Terdakwa inisial Dr E T Y caleg DPR RI daerah pemilihan 2 dari partai PBB yang menurut JPU telah melanggar pasal 12,huruf a dan pasal 12 huruf b UU NO 31 THN 1999 JO UU No 20 THN 2001 tentang tindak pidana korupsi.

“Atas dakwaan tersebut kami tidak mengajukan eksepsi atau keberatan namun kami akan membuktikan dalam pokok perkara bahwa klien kami tidaklah bersalah,” ujar Widodo.

Senada, Penasehat hukum lainnya, Ahmad Yudianto SH MH menghormati dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum.

loading...

“Kita sdh mendengar dakwaan yg dibaca oleh jaksa dan kita menghormati sebagai bagian dalam rangkaian hukum acara, Namun kita juga harus menghormati terdakwa kerena terdapat hak yg melekat terhadap terdakwa yakni setiap orang yang disangka, ditangkap, ditahan, dituntut, atau dihadapkan di depan pengadilan wajib dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan kesalahannya dan telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau juga biasa disebut dgn asas praduga tidak bersalah, ” Ujar Pria yang juga sebagai Ketua LKBH KAHMI Sumsel ini.

BACA JUGA :  Cetak Generasi Bertakwa, Dodi Reza Lepas Santri Penerima Beasiswa Universitas Luar Negeri

Lanjutnya, kami penasihat hukum Terdakwa Andry swantana optimis bahwa klien kami tidak terbukti bersalah dan akan bebas.

“Agenda Minggu depan adalah keterangan saksi dari JPU, disini kami akan berjuang semaksimal mungkin dalam melakukan pembelaan karena terdapat kejanggalan dan cela-cela hukum bahwa klien kami tidak bersalah,” urainya.

Akhmad Yudianto SH MH juga menambahkan bahwa terdakwa Andry Swantana didampingi dan dibela oleh 18 orang advokat yg tergabung dalam LKBH KAHMI SUMSEL antara lain yg hadir di persidangan tadi Apriani SH, I Gusti Jatun Sundoro SH, Frengky Adiatmo SH, Asutra ulesko SH, dll. (RLS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close