Setelah Jadi PTN-BH, UNSRI Jadi Tonggak Baru Menuju Kampus Berdaya Saing Global
Palembang, KabarSriwijaya.com — Setelah lebih dari 60 tahun berdiri, UNSRI, kampus kebanggaan Sumatera Selatan ini kini menyandang status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) dan menjadi perguruan tinggi ke-24 di Indonesia yang memperoleh otonomi penuh dalam pengelolaan akademik dan keuangan.
Sekretaris Universitas Sriwijaya, Prof. Alfitri, menyebut perubahan status tersebut sebagai momentum penting bagi Universitas Sriwijaya (UNSRI) untuk bergerak lebih cepat dan bersaing di tingkat global.
“Perubahan status ini adalah titik loncatan bagi Unsri untuk bergerak lebih gesit dan kompetitif di panggung internasional,” ujar Prof. Alfitri dalam sambutannya pada acara media gathering di Aula D3 Fakultas Ekonomi, Jumat (05/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa penetapan Unsri sebagai PTN-BH dilakukan setelah Kemendiktisaintek menilai pendapatan non-UKT Unsri telah melampaui Rp1 triliun. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa Unsri dinilai siap mandiri dalam pengelolaan keuangan.
“Ini bukti bahwa Unsri siap mandiri dalam pengelolaan keuangan,” katanya.
Salah satu hal yang dinantikan mahasiswa pun turut ditegaskan. Prof. Alfitri memastikan bahwa perubahan status ini tidak akan menjadi alasan untuk menaikkan UKT.
“Kami tidak akan menaikkan UKT. Fokus kami justru memperkuat inovasi untuk menambah sumber pendapatan lain. Targetnya jelas: semakin banyak beasiswa untuk mahasiswa,” tegasnya.
Dengan otonomi yang lebih luas, UNSRI kini memiliki ruang gerak lebih besar untuk mempercepat pengembangan berbagai infrastruktur strategis, mulai dari pembangunan laboratorium riset modern, peningkatan kompetensi dosen, hingga pengembangan ekosistem inovasi yang lebih kompetitif di level internasional.
“PTN-BH bukan sekadar status administratif. Ini dorongan bagi kami untuk bekerja lebih transparan, lebih bertanggung jawab, dan lebih adaptif,” paparnya.
Ia menambahkan bahwa transformasi ini menjadi langkah penting bagi Unsri dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Transformasi ini adalah babak baru bagi Unsri menuju pendidikan tinggi yang makin berkualitas, inklusif, dan mendunia,” ungkapnya. (SB)
