
Palembang, Kabar Sriwijaya – Lembaga Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) dan Pemerhati Situasi Terkini (PST) gelar aksi damai di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel), Selasa (10/03/2026)
Massa aksi meminta agar Kejati Sumsel segera menetapkan Direktur Utama (Dirut) PT Dana Dipa sebagai tersangka terkait kasus gratifikasi proyek Pengembangan Jaringan Irigasi Ataran Air Lemutu.
Dimana diketahui Dirut PT Dana Dipa diduga sebagai pemberi gratifikasi sebesar Rp1,6 Miliar terhadap tersangka anggota DPRD Muara Enim inisial KT dan anaknya RA.
Dalam orasinya, Direktur Eksekutif SIRA, Rahmat Sandi Iqbal SH menyampaikan bahwa dalam kasus dugaan pemberian gratifikasi tersebut, kemungkinan besar pasti ada aktor intelektual yang mengendalikan pengondisian proyek dari Dinas PUPR ini.
“Disinyalir orang yang berperan sebagai pengondisian proyek ini diduga berinisial IS yang kini menjabat sebagai Kabib AMPL di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, dan IS sendiri diduga mendapat arahan dari HM anggota DPRD Muara Enim dari Partai Golkar yang merupakan adik kandung dari Bupati Muara Enim saat ini,” ungkap Rahmat Sandi.
Ditambahkan Ketua PST, Dian HS meminta agar Kejati Sumsel jangan sampai lengah, sebab dalam penangkapan KT dan RA diduga kuat hubungannya dengan dugaan penerimaan hadiah atau fee proyek yang menelan anggaran senilai Rp7 Miliar serta diduga dalam proyek tersebut terdapat gratifikasi sebesar Rp1,6 Miliar.
“Berbicara soal gratifikasi, artinya ada pemberi suap yang hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, kemana saja aliran uang hasil gratifikasi dan siapa yang menikmatinya?,” tegas Dian.
Menurut Dian, Tentunya, hal ini menjadi tantangan besar bagi Kejati Sumsel untuk menjawab keresahan publik yang selama ini muak dengan tingkah laku koruptor di Kabupaten Muara Enim.
Menanggapi aksi damai ini, Kasi Penkum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari SH MH menyampaikan bahwa kasus ini masih dilakukan pengembangan dan pendalaman oleh Kajati Sumsel, dan saat ini masih di lakukan penyelidikan.
“Nanti kalau sudah update, kami juga mengundang para wartawan untuk mempublikasikan rilis beritanya,” tutup Vanny. (HS)