
Palembang, KabarSriwijaya.com – Menjelang bulan ramadhan hotel dan tempat hiburan di kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan bakal ditutup. Namun untuk tempat karaoke keluarga di usulkan tetap operasional.
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Sumatera Selatan (PHRI Sumsel) Herlan Asfiudin, SH mengatakan, selama ramadhan pihaknya berharap agar saling menghormati umat islam yang menjalankan ibadah puasa. Untuk hotel tetap bisa beroperasional. Tapi untuk rumah makan dan restoran ada aturan dengan menutup menggunakan kain putih agar tidak mencolok. “Rumah makan yang ada di pinggir jalan agar ditutupi saat siang hari,” katanya.
Kemudian, untuk tempat hiburan yang menyediakan wanita penghibur untuk ditutup selama ramadhan. Seperti Darma Agung, Selebrity, Paragon, Venue, Center Stage dan lainnya.
Namun, kata Herlan, untuk tempat karokean keluarga, pihaknya mengusulkan agar tetap operasional pada bulan suci Ramadhan.
Tapi memang jam operasional di atur ulang dan menyesuaikan. Misalnya, semula buka pukul 11.00 wib di dan tutup pukul dini hari diubah menjadi pukul 16.00 wib dan tutup pukul 23.00 wib.
“Bisa pula tempat itu pun menyediakan paket berbuka puasa. Sebenarnya operasional mereka tidak mengganggu kekhusyukan ramadhan. Karena itu, kami akan mengajukan hal tersebut,” sambungnya.
“Ini penting untuk kesejahteraan pegawai. Mengingat mereka pun akan merayakan idul fitri. Kalau mereka tidak bekerja berarti tidak ada pemasukan,” ungkapnya.
“Hingga saat ini kami belum menerima surat pemberitahuan (edaran) itu. Biasanya H-3 puasa,” paparnya. (Rls/Yyn)