PalembangSUMSEL

Mahasiswa Tuntut Pemprov Sumsel Lebih Proaktif

IMG-20160602-WA0017
Assisten 1 Pemprov Sumsel, Ikhwanudin saat menerima aksi PMII Cab Palembang di Halaman Kantor Gubernur Kamis (2/6/2016)

Palembang, KabarSriwijaya.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Palembang menggelar unjukrasa di kantor Gubernur Sumatera Selatan, Kamis (2/6/2016).

Masa aksi tersebut meminta pemerintah lebih proaktif dan meningkatkan pengawasan terhadap tempat hiburan serta memberantas peredaran Minuman Keras (Miras ) menjelang bulan suci ramadhan yang akan datang beberapa hari lagi.

Dalam orasinya, koordintor menyampaikan bahwa menjelang bulan suci ramadhan diharapkan pemerintah lebih peka dan mensosialisasikan mengenai pelarangan operasi tempat hiburan, penjualan miras serta menutup tempat yang dianggap jadi sarang prostitusi.

Menurutnya hal itu akan mengganggu kehusyukan umat muslim yang dalam waktu dekat akan menjalani ibadah suci yakni puasa selama sebulan penuh pada bulan ramadhan mendatang.

“Dalam menyambut bulan suci ramadhan, PMII mengajak pemerintah dan masyarakat melaksanakan puasa dengan tenang, dan jauh dari hal yang berbau maksiat yang dianggap akan menodai kesucian ibadah,” katanya

loading...

Lebih lanjut, mahasiswa juga meminta agar pemerintah juga dapat berperan ikut mengawasi serta menjaga hal-hal yang tidak diharapkan selama bulan puasa tidak terjadi.

“Kalau pemerintah tidak bertindak terhadap tempat hiburan atau tempat prostitusi yang nakal, maka pihak PMII dengan sendiri akan melakukan sweeping tempat tersebut,” tuntutnya.

Adapun tuntutan PMII adalah sebagai berikut : Pertama, meminta pemerintah provinsi dan kota mengawal bulan suci Ramadhan.

Kedua, Meminta pemerintah melarang warung buka di siang hari.

Ketiga, Meminta Gubernur dan Walikota menutup tempat hiburan malam.

Keempat, Merazia PSK yang masih beroperasi serta kelima, Memberi sangsi bagi warga yang merokok, makan, dan minum ditempat umum.

Sementara itu Asisten I, Pemerintahan Provinsi Sumsel Ikhwanudin yang menerima aksi mahasiswa tersebut menyampaikan bahwa sebelum aksi yang dilakukan oleh PMII hari ini, pemerintah dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) telah melakukakan razia bekerjasama dengan Pemerintah kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin.

“Terima kasih adik-adik Mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) telah mengingatkan pemerintah untuk sama-sama mengawasi tempat yang dianggap akan mengganggu kenyamanan umat muslim menjalankan puasa,” urainya.

Menurut Ikhwanudin, kedepannya pihaknya juga telah meminta Pol PP melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah kabupaten Banyuasin, Ogan Ilir (OI) serta pihak Kota Palembang membahas pengawasan tempat hiburan serta mencegah peredaran miras.

“Masalah miras dan tempat hiburan yang masih harus buka selama bulan ramadhan masih dirapatkan guna mencari solusi, nanti kalau sudah ada kesepakatan tentang aturan dan sangsi baru dilakukan penindakan,” pungksanya. (Rls)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close