PalembangSUMSEL

Peringati Maulid, HMI Palembang Ajak Umat Bangkit

foto-acara-maulid-2

Palembang, KabarSriwijaya.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palembang menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Yayasan Pembangunan Umat (YPU) Jalan Radial, yang diselenggarakan oleh Bidang Pemberdayaan Umat HMI Cab Palembang, Selasa malam (20/12/2016).

Acara yang dibuka dengan pembacaan Maulid Addhiya Ullami oleh Tim Hadroh HMI KomFak Syari’ah dan Ilmu Hukum UIN Raden Fatah Palembang ini menghadirkan Ustadz M Taufik Saiman serta Habib Abdurrahman al Habsyi sebagai pengisi tausiah.

Bambang Irawan Ketua Bidang Pemberdayaan Umat dalam sambutanya mengatakan Akhlak Mulia yg terdapat pada kepribadian Rasulullah SAW harus tetap disosialisakan kepada seleuruh elemen masyarakat dan terkhusus teruntuk kader HMI hrus menjadikan Akhlak Rasulullah SAW sebagai landasan Ideologi Pergerakan Kader HMI, karena apa yang disampaikan Rasulullah tersebut adalah Al-Qur’an karena Rasulullah langsung di tarbiyahkan oleh Pemilik Semesta Alam ini yakni Allah SWT.

Bambang Irawan Ketua Bidang PU HMI Cab Palembang saat memberikan sambutan
Bambang Irawan Ketua Bidang PU HMI Cab Palembang saat memberikan sambutan

“Acara ini tidak hanya bentuk penghormatan terhadap hari besar Islam tetapi sebagai wahana atau untuk mensosialisasikan dan belajar mengaktualisasikan Keteladanan Rasulullah SAW,” terang Bambang.

loading...

Sementara itu, Ramdoni Saputra Ketua Umum HMI cab Palembang mengatakan tidak ada lagi cela untuk kita untuk tidak meneladani Rasulullah SAW karena Beliau diutus sebagai Penyempurnaan Akhlak dan beliau adalah Manusia Paling sempurna.

Ustadz M Taufik Saiman yang terlebih dahulu menyampaikan Siraman Qalbu dlm acara tersebut lebih menekankan aspek Kepemimpinan Rasulullah SAW.

“Kepemimpinan Rasulullah adalah kepemimpinan yg luar biasa, Rasulullah SAW sanggup memimpin 2 Instansi secara langsung, Rasuladalahl pemimpin Negara dan Rasul adalah pemimpin Agama Islam. Cerminan aklahk rasulullah SAW dlm memimpin umat muslim dan negara kala itu sangat bijak,sopan santun dan berwibawa,” ujar Ustadz M Taufik Saiman.

BACA JUGA :  Pemkab Muba Mediasi Masyarakat Eks Marga Bayat dengan PT BPP

Senada, Habib Abdurrahman al Habsyi menjelaskan sirah Nabawiyah Rasul SAW, aspek sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Bukti bawasannya akhlak Rasulullah SAW sangat santun ketika menjelang kelahiran Rasulullah SAW banyak peristiwa terjadi. Dan diumur yg muda sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan Rasul beliau telah menyadang Gelar Al-Amin (terpercaya) pada saat umur 30 tahun akhlak kepemimpinan Nabi Muhammad SAW kembali ditunjukan dengan sejarah peletakan batu Hajar Aswad Mulia,” ujar Habib Abdurrahman.

Lebih lanjut Habib Abdurrahman Al Habsyi menyebutkan dalam mengubah masyarakat ada beberapa hal yang diperhatikan pertama adalah perubahan akhlak dan mental.

“Itu merupakan pondasi langkah berikutnya. Nabi di awal fokus pada perbaikan akhlaq dan mental, itu menjadi faktor penting pembentukan masyarakat unggul,” katanya.

Menurut Habib abdurrahman Al Habsyi langkah kedua yang dilakukan adalah menyatukan suku-suku di Madinah yang terpecah belah. Kepentingan kesukuan saat itu sangat mengemuka sehingga terjadi permusuhan berlangsung lama bahkan perang.Menurut dia, perang tidak boleh terjadi jika hanya karena perbedaan suku. Perang hanya boleh terjadi jika ada kejahatan.

Diakhir ceramahnya Habib Abdurrahman Mengajak selurh umat islam untuk selalu saling nolong menolong dalam perekonomian, seperti yg dilakukan Rasulullah SAW beserta sahabat ketika hijrah dimadinah mereka mampu membalikan perekonomian Kaum Yahudi menjadi terpuruk dgn cara umat islam berbelanja dan berdagang hanya untuk umat islam sendiri.

Dan tutup habib Abdurrahman Al Habsyi, kembali bersama menyelamatkan akidah Saudara kita yg ditekan oleh Bos Bos perusahaan mereka yg memaksa untuk memakai atribut Natal yg jelas telah melanggar Aturan dan Norma Agama Islam.(Hrs/Rls)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close