Dinkes Sumsel : 374 ODGJ Masih Dipasung

Palembang, KabarSriwijaya com : Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel terdapat 374 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masih dipasung. Pemerintah Sumsel melalui Dinas Kesehatan terus melakukan sosialisasi agar ODGJ tidak dipasung tapi diberikan pengobatan.
Hal itu diungkapkan oleh Asisten III Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel Edward Juliartha dalam pembukaan Sosialisasi Kebijakan Sinergisitas Multisektoral Dalam Pencegahan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Menuju Indonesia Bebas Pasung di Provinsi Sumsel di Hotel Emilia, Senin (07/05/2018).
Edward mengatakan, ODGJ yang dipasung berjumlah 374 orang, penyebarannya merata di Sumsel, namun yang paling dominan berada di Muba, Mura dan Empat Lawang. “Kita punya komitmen tidak ada lagi pemasungan, kita minta pihak keluarga juga kooperatif, karena kadang-kadang ketika ada anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa itu disembunyikan, padahal itu menjadi tanggungjawab semua pihak termasuk keluarga untuk diobati,” ujarnya.
Edward menjelaskan, ODGJ harus mendapat perhatian semua pihak, karena kalau dibiarkan akan mengganggu orang disekitarnya. “Jangan dipasung tapi diobati, pengobatannya dapat dilakukan di Puskesmas, kita juga sudah mensosialisasikan agar Puskesmas segera melayani ODGJ,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini menerangkan, penanganan ODGJ ini menjadi tanggungjawab Dinkes, Dinsos, Sat-Pol PP dan Polisi. “Selama ini ODGJ tidak diakui keluarganya, kendati demikian, harus tetap mendapatkan pelayanan fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Lesty menambahkan, pengobatan ODGJ ini dapat dilakukan di Puskesmas, yang kemudian dapat dirujuk ke RS Jiwa. “Setelah dinyatakan sehat, yang bersangkutan dikembalikan lagi kepada keluarganya,” jelasnya. (SB)