Palembang, KabarSriwijaya.com – Dalam rangka mempermudah belanja pengadaan barang dan jasa, Datascrip menggelar Seminar dan Talkshow Sosialisasi E-Catalogue Online Shop LKPP 2019 ‘Praktik Pembuatan Paket E-Purchasing’ di Hotel Peninsula Palembang, Kamis (25/07/2019).
Arif Yoga Pratama, Kepala Cabang Datascrip Palembang menjelaskan, E-Catalog adalah semacam online shop yang dibuat oleh pemerintah untuk memudahkan seluruh dinas yang ada di Indonesia untuk melakukan pembelian barang.
“Dengan E-Catalog ini diharapkan pembelian barang akan menjadi lebih mudah lebih efisiensi waktu dan lebih transparan,” ungkap pria yang biasa dipanggil Yoga ini.
Yoga mengatakan, dari sisi penyedia mereka diwajibkan menyediakan barang-barang yang berkualitas dan asli dari setiap redistributornya, dan dari sisi pembeli akan diberikan kenyamanan dalam bentuk jaminan adversil, jaminan garansi dalam beberapa waktu tertentu, dan lebih murah daripada harga pasar.
Yoga juga memastikan apabila barang telah diterima oleh pembeli terdapat kecacatan atau kerusakan maka boleh dikembalikan. Diwajibkan sebagai penyedia untuk melakukan return barang,” ujarnya.
“Datascrip menawarkan barang-barang yang asli, bergaransi, dan memiliki jaminan service center yang tersebar diseluruh Indonesia termasuk di Palembang dan tentunya harga kami bersaing,” tambahnya.
Untuk mengakses E-Catalog ini kata Yoga sangat mudah, yang terpenting fasilitas internet harus stabil, karena website ini diakses hampir seluruh Indonesia. “Jadi kalau akses internetnya tidak stabil akan mengalami kesulitan dalam hal nanti akses ke webnya,” tukasnya.
Sementara itu Nurul Ilmiyati pegawai Balai POM Palembang memberikan testimoni bahwa E-Catalog ini sangat memudahkan, dan dia sudah pernah beberapa kali melakukan pembelian melalui E-Catalog dari Datascrip.
“Sudah beberapa kali kami menggunakan Datascrip dengan E-Catalog, sangat mudah karena dari Datascripnya sendiri, salesnya itu sangat aktif dan komunikatif,” ungkapnya.
Selain itu lanjut Nurul, pengirimannya, ongkos kirimnya bersaing, kemudian untuk keamanan barang itu sangat diperhatikan. “Jadi kalau barang-barang elektronik kata dia, pasti packingnya akan dibuat sedemikian rupa agar melindungi barangnya,” tuturnya. (SB)
