
OKU Timur, KabarSriwijaya.com – Daya listrik yang makin melemah sangat merugikan masyarakat desa Sukarame Kecamatan Belitang. Apalagi disaat pemakaian listrik pada malam hari, daya listrik yang rendah menyebabkan berbagai peralatan rumah tangga yang menggunakan daya listrik rusak.
Menurut salah satu masyarakat desa Sukarame yang juga sebagai konsumen PLN, Afif Maulana (43) sangat mengeluhkan daya listrik yang rendah. Ia menuturkan dengan rendahnya daya listrik, terdapat beberapa alat rumah tangga yang rusak dan tidak berfungsi.
“Kami merasa resah, karena listrik PLN yang tidak memadai. Kulkas tidak berfungsi, kipas angin tidak bisa hidup, dan beberapa bola putus akibat daya yang rendah. Lampu pun jika pada malam hari redup dan bahkan mati sama sekali. Kami sebagai masyarakat sangat berharap ada solusi, agar kami dapat menikmati manfaat PLN dengan normal,” ungkap Afif.
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa alat alat listrik di Masjid Nurul Huda Sukarame juga mengalami kerusakan.
Sementara Kepala Desa Sukarame, Mugiono membenarkan adanya keluhan masyarakatnya akan daya listrik PLN yang rendah. Menurutnya pihak pemerintah desa sudah menerima laporan masyarakat bahwa konsumsi PLN dirumah mereka terganggu atas rendahnya daya listrik.
“Benar sejak beberapa bulan yang lalu masyarakat sudah melapor akan rendahnya daya listrik”, ucap Mugiono pada Senin (7/2).
Ia mengatakan pihaknya telah mengkonfirmasi hal tersebut kepada pihak PLN di Martapura. Ia menjelaskan Pemerintah Desa Sukarame sudah dua kali menyampaikan ke PLN.
“Kami sudah dua kali menyampaikan ke Kantor PLN di Martapura. Pada saat yang kedua kali kami kesana, pihak PLN mengatakan solusinya akan memindahkan gardu yang ada di desa Sidorahayu ke desa Sukarame. Tetapi sampai kemarin belum ada kabar dari PLN. Terakhir kami telepon pihak PlN katanya masih nunggu alat untuk memindahkan. Intinya kami harapkan solusinya segera,” jelas Mugiono. (GI)
