
OKU Timur, KabarSriwijaya.com – Dalam rangka meningkatkan peran dan partisipasi, Karang Taruna Kabupaten OKU Timur gelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diadakan di Gedung Parai Tani, Rabu (26/04/2017).
Kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Partisipasi Karang Taruna dalam Membangun Desa di OKU Timur” ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Fery Antoni SE Wakil Bupati (Wabup) OKU Timur.
Selain dihadiri oleh Wabup, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan unsur SKPD serta kader Karang Taruna di Kabupaten OKU Timur.
Beni Defitson SIP MM, Ketua Karang Taruna OKU Timur menyatakan bahwa kader Karang Taruna siap mengawal pembangunan yang dilakukan pemerintah dalam mewujudkan Visi dan Misi kabupaten OKU Timur.
“Kita tidak ingin menjadi organisasi yang tidak bermanfaat, bahkan kader kita sudah bergerak lebih dulu. Walau secara struktural kita belum seratus persen, namun hal itu bukan hambatan berarti. Jelas, komitmen Karang Taruna siap terlibat mengawal pembangunan, baik fisik maupun mental,” Kata Beni.
Dijelaskannya, Bimtek Optimalisasi dan Partisipasi Karang Taruna dalam Membangun Desa di OKU Timur ini diikuti oleh 58 orang pengurus kabupaten, 20 orang pengurus kecamatan dan 328 orang pengurus desa dan kelurahan.
Sementara itu, Feri Antoni Wabup OKU Timur berharap kepada organisasi kepemudaan untuk bersama-sama mengawal pembangunan yang ada di kabupaten OKU Timur. Hal tersebut ditegaskannya saat memberikan arahan sekaligus membuka Bimbingan Teknis Organisasi Karang Taruna OKU Timur.
“Pemerintah berharap, khususnya kepada semua kader Karang Taruna untuk terlibat bersama-sama dalam mengawal pembangunan. Saat ini OKU Timur fokus pada pembangunan infrastruktur, khususnya desa. Mohon untuk sama-sama dikawal, ini tugas kita,” tegasnya.
Selain pembangunan infrastruktur fisik, Feri Antoni juga meminta dukungan dari kaum muda untuk sama-sama menekan dan memberantas peredaran narkoba yang dampak buruknya dinilai sangat mengkhawatirkan saat ini.
“Ada pola yang sama dalam tingginya angka kriminalitas, tidak jauh-jauh kaitannya dengan narkoba. Ini yang bahaya. Disinilah partisipasi dan peran serta pemuda diharapkan dapat mendukung program pemerintah yang saat ini sedang gencar menekan peredaran narkoba,” paparnya. (RA)
