OKU SelatanSUMSELUncategorized
Tambal Sulam, Jalan Penghubung Empat Desa Rusak Lagi

OKU Selatan, KabarSriwijaya.com – Akses jalan aspal satu-satunya menuju empat desa yakni, Uludanau, Pematang Danau, Muara Sindang Hilir dan Muara Sindang Tengah kecamatan Sindang Danau Kabupaten OKU Selatan kondisinya kini sangat memprihatinkan.
Pasalnya kondisi jalan yang digunakan oleh puluhan ribu jiwa penduduk di empat desa tersebut telah hancur, meskipun jalan tersebut sebelumnya belum lama diperbaiki dengan cara tambal sulam.
Pengamatan dilapangan, meski belum lama di perbaiki, berupa tambal sulam, akses jalan aspal sepanjang 7 kilometer yang melintasi desa ini telah hancur, mengelupas dan berlobang.
Diduga buruknya pengerjaan oleh pihak terkait, sehingga aspal yang ada cepat mengelupas dan rusak. Terlebih, dibagian sisi kiri dan kanan jalan tidak dilengkapi drainase.
Rusaknya akses jalan ini juga sangat dikeluhkan warga, selain mengganggu aktifitas perekonomian juga rawan akan kecelakaan.
Leni (40), salah satu warga pengguna jalan mengungkapkan warga disini sangat menyayangkan dengan kondisi jalan tersebut.
“Kami warga disini sangat kesulitan dengan rusaknya akses jalan satu-satunya ini, padhal belum lama dibangun oleh pemerintah. Ini kan akses utama kami,” ujarnya saat diwawancarai oleh Kabar Sriwijaya di lokasi, Kamis (02/03/2017).
Lebih lanjut ia mengatakan, rusaknya jalan tersebut juga sering mengakibatkan warga yang melintas mengalami kecelakaan saat menghindari lobang.
“Kalau kecelakaan sudah sering di jalur ini. Terutama sejak jalan ini banyak mengalami kerusakan, ” katanya.
Ia berharap, kedepannya kepada pemerintah terkait untuk meperbaiki kondisi jalan menuju dese mereka dengan kualitas aspal yang baik.
“Harapan besar kami masyarakat diperbaiki oleh pemerintah dengan kualitas aspal yang baik. Jangan seperti yang dibangun beberapa tahun lalu. setiap diperbaiki, belum tiga bulan jalannya sudah hancur. itu kan percuma,” keluhnya.
Sementara itu, Sekdes Ulu Danau, Satrimi Jaya, juga mengakui jika jalan sepanjang lebih kurang 7 kilometer menuju desa mereka sudah mengalami kerusakan.
“Memang sudah rusak. Tetapi, informasinya jalan ini akan diperbaiki pemerintah kabupaten tahun 2017 dengan dana APBD,” imbuhnya seperti yang dikutip dari Rmol. (JW)