Musi Rawas

Melangkah Bersama Nahdatul Ulama

Dilaporkan oleh: Muhamad Sabri

KENDATI panas menyengat dan lokasi acara pun jauh dari ibukota Kabupaten, Bupati H Hendra Gunawan (H2G) beserta rombongan besar tetap hadir ke pondok pesantren (Ponpes) Darussalamah di Desa Marga Sakti, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Minggu, 1 Maret 2020 sekitar pukul 01.00 wib.

Iring-iringan mobil rombongan orang nomor satu di bumi lan serasan sekentenan ini, diikuti oleh Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti, Sekwan Musi Rawas Amir hamzah, Forkopimda, Forum Pemuda Musi Rawas, H Hendra Gunawan Familly dan para Jurnalis, dalam niatan memenuhi undangan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Musi Rawas memperingati Harlah Nahdlatul Ulama ke-94 dan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Akhirussanah Ponpes Darussalamah Pelantikan CPNU Banom NU Serta Lembaga NU Dan Penutupan MKNU, di pondok pesantren Darussalamah.

Saat akan masuk ke tempat acara berupa tenda yang sudah penuh sesak oleh ribuan kaum nahdliyin, Bupati dan Wakilnya dikawal ketat oleh pasukan Banser diiringi drumband Ponpes, sampai ke pintu utama tempat berlangsungnya acara ormas hijau tersebut.

Dari pintu utama barikade Banser tetap mengawal karena para ibu-ibu memakai pakaian dominan hijau berdesakan menyambut pimpinannya saat ini, cukup tersendat jalan ke panggung dimana sudah ditunggu para unsur pimpinan Nu, H2G tetap tersenyum dan menyapa sambil berjalan pelan menuju panggung utama melewati tengah para undangan yang didominasi para ibu-ibu. Acara pun dimulai.

loading...

Usai beberapa sambutan dari panitia, giliran Dr H Rusidin, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, menyampaikan sambutannya, dia mengatakan, salah satu program Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, dibawah kepemimpinan H Hendra Gunawan, yakni mewujudkan Musi Rawas yang religi selaras dengan yang selalu didengungkan Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru (H2D).

BACA JUGA :  UMKM dari 14 Kecamatan di Musi Rawas Ikuti Bimtek Kewirausahaan

H2G BERARTI mengkhususkan membangun umat dari sisi agama, sejalan dengan maunya Gubernur H2D, yakni mengadakan rumah tahfidz.

“Bayangkan jika satu kampung memiliki satu rumah tahfidz, maka besar harapan akan muncul para ulama-ulama, kiai-kiai, yang melek Al Quran,” katanya.

Acara yang dihadiri Ketua Pengurus Lembaga Dakwah PBNU, KH Manarul Hidayat, pengurus cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Musi Rawas, Polsek Muara Kelingi, Dandim 0406, dan seluruh pengurus NU sekabupaten Musi Rawas, serta ribuan tamu undangan, memberikan aplaus tanda senang dengan propgram tersebut.

Sementara Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan menyampaikan terimakasih yang mendalam kepada NU dan semua pihak penyelenggara acara tersebut untuk syiar agama Islam.

NU harus tetap bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Kabupaten Musi Rawas, karena NU merupakan organisasi Islam terbesar di nusantara. “Saya meyampaikan apresiasi yang sedalam-dalamnya kepada NU atas peran serta membangun Kabupaten Musi Rawas,” ujar H2G.

Dijelaskannya, selama ini NU dan Banom NU telah berkontribusi besar dalam menyejukkan suasana sehingga tercipta kondisi wilayah yang kondusif dan aman, serta mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat kabupaten Musi Rawas.

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang sangat efektif sebagai benteng pertahanan moral, sekaligus pusat pembangunan akhlak dan pendidikan. Melalui keteladanan dan ajaran yang diterapkan oleh ustadz dan ustadzah, akan menumbuhkan generasi yang arif dan berakhlak mulia.

NU berperan besar dalam membangun masyarakat Mura yang religius, hal itu sudah dibina sejak lama, konkritnya sejak sepuluh tahun lalu berusaha menuju Mura Darussalam waktu H2G bersama Ridwan Mukti memimpin, mewujudkan program tersebut bekerjasama dengan PCNU Kabupaten Musi Rawas.

“Alhamdulillah saat ini 186 Desa sudah dibangun rumah tahfidz Qur’an,” melanjutkan, kini masyarakat religi implementasi dari Mura Darussalam sudah terbangun termasuk di SP 1 Desa Marga Sakti, selain menjadi Desa yang religius, juga menjadi juara kedua perpustakaan desa secara nasional.

BACA JUGA :  Tingkatkan Imunitas Warga, Bupati Resmi Melepas Bansos Sempurna Putaran Kedua

“Mari bersama kita upayakan Desa Marga Sakti menjadi desa terbaik secara nasional kedepan,” ajak H2G disambut tepuk tangan.

Usai acara Bupati bercengkerama dengan para kyai-kyai NU dan Nahdliyin, sesekali tertawa pecah akrab gembira, tak lupa acara wajib kaum millenial untuk berselfie bersama Bupati secara silih berganti, dan melangkah bersama ke luar tenda.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close