Hilang Tiga Hari, Ditemukan Gantung Diri di Tengah Hutan

Empat Lawang, KabarSriwijaya.com – Seorang nenek berumur 67 tahun yang diketahui bernama Nur Asma warga Desa Lubukpuding Baru Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, ditemukan warga sudah dalam kondisi meninggal tragis tergantung dengan seutas selendang mengikat lehernya di pohon Sapat (Sepet, red) di tengah hutan, sekitaran kebun miliknya, Selasa (14/02) sekitar jam 19.30 WIB.
Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, korban yang diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri ini, sebelum menghilang korban diketahui sedang ada permasalahan keluarga dan meninggalkan rumahnya menuju ke perkebunan miliknya, Sabtu (12/02) lalu.
Namun, hingga sebelum mayatnya ditemukan warga tergantung di pohon Sapat tengah hutan itu, korban tidak kunjung kembali dan oleh pihak keluarga dan warga dilakukan pencarian.
Baru setelah itu, ada salah seorang warga menemukan korban sudah membusuk tergantung dengan seutas selendang mengikat bagian lehernya dengan kondisi tragis dan sudah membusuk di tengah hutan.
Korban akhirnya dievakuasi oleh warga dan selanjutnya dibawa ke rumah duka, untuk disemayamkan dan dimakamkan di pemakaman dalam wilayah desanya.
Sementara itu, Camat Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang, Aidil Yuliansyah saat dikonfirmasi, membenarkan adanya informasi salah seorang warga di Desa Lubukpuding Baru dalam wilayah kecamatannya, ditemukan tergantung di tengah hutan tersebut.
Menurut Aidil, korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga pada pagi hari, mengingat kondisi korban saat ditemukan sudah membusuk.
“Kalau menurut informasi, korban selama ini tinggal di rumah anaknya, entah mungkin ada permasalahan keluarga, korban minggat. Dilakukan pencarian, tau-tau ditemukan sudah meninggal, gantung diri,” jelas Aidil, Rabu (15/02/2017).
Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro turut membenarkan adanya informasi tersebut. Dikatakannya, berdasarkan keterangan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau bekas pengeniayaan.
“Ya, memang ada ibu-ibu ngantung (diri). Untuk sementara tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan,” terangnya. (MD)