PalembangSUMSEL

Hotel Daira Terbakar, Tamu Dievakuasi

Kebakaran Hotel Daira

Palembang, KabarSriwijaya.com – Hotel Daira Palembang terbakar. Hotel yang terletak di Jl Jenderal Sudirman itu mengeluarkan asap hitam dari lantai 8, Rabu (05/07/2017) pukul 14.05 WIB.

Pengunjung dan karyawan pun sibuk menyelamatkan diri dari kepungan asap yang memenuhi seluruh isi hotel. Petugas pemadam kebakaran dibackup kepolisian pun turun ke lokasi untuk memadamkan api dan menertibkan kemacetan lalu lintas. Sebanyak 6 mobil damkar dan 2 unit mobil polisi berada di depan hotel.

“Jangan moto aku lagi dak bebaju. Mobil aku masih dibawa. Tolong pak ambilkan mobil saya,” ungkap Bunga (bukan nama sebenarnya), pengunjung yang baru saja check in di hotel milik Muddai Madang itu.

Informasi yang dihimpun, kebakaran diduga akibat rokok sehingga menyebabkan satu korban terluka. “Itu teknisinya. Kalau dia tidak memecahkan kaca mungkin tidak selamat,” ungkap petugas PBK Kota Palembang yang namanya tak mau disebutkan.

loading...

Public Relation Hotel Daira Palembang, Noura Harun mengatakan, api diketahui pertama kali oleh salah seorang house keeping yang kebetulan sedang membersihkan kamar di lantai 8. Melihat kejadian tersebut, karyawan langsung memberitahukan management hotel dan langsung membunyikan alarm kebakaran.

“Saat mendengar kabar kami langsung aktifkan alarm dan mengeluarkan semua hydrant agar api tidak membesar. Setelah itu kami telepon pemadam kebakaran,” terangnya.

Saat ini dirinya belum mengetahui penyebab kebakaran. “Kami tunggu informasi dari penyidik. Yang jelas tidak ada korban jiwa hanya satu karyawan kami cedera ringan karena kena pecahan kaca. Mengenai tamu hotel, semua sudah kami evakuasi termasuk para peserta seminar yang sedang berlangsung,” ungkapnya.

Dijelaskannya, saat ini kami tidak memikirkan soal payment atau asuransi. “Yang utama adalah keselamatan jiwa tamu kami. Terserah jika setelah ini mereka memutuskan untuk pindah ke hotel lain,” tambahnya.

BACA JUGA :  Kebakaran, Pemilik Rumah Rugi Rp 500 Juta

Sementara, ketua PHRI, Herlan Asfiuddin yang mengunjungi TKP mengatakan bahwa semua hotel yang tergabung di organisasi harus menyiapkan peralatan dalam upaya pencegahan terhadap kebakaran atau bencana alam lainnya. “Mereka tidak bisa disertifikasi jika belum melengkapi semua syarat tentang perlengkapan pencegahan bencana. Hotel ini sudah dari awal bergabung di PHRI jadi kami bisa pastikan kalau mereka menyiapkan semua itu,” terangnya.

Herlan juga berpesan agar semua pihak harus berhati-hati apalagi menyangkut nyawa dan keamanan tamu. “Semua hotel wajib membekali karyawannya pelatihan khusus jika ada bencana alam termasuk kebakaran.” ujarnya. (SB)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close