Gelar Aksi, Ini Delapan Tuntutan Badko HMI Sumbagsel

Palembang, KabarSriwijaya.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Bagian Selatan (Badko HMI Sumbagsel) datangi Kantor DPRD Sumsel, Senin (17/09/2018).
Pantauan dilapangan, massa aksi HMI melakukan long march dari Markas HMI di jalan Radial menuju kantor DPRD Sumsel.
Kedatangan mereka tak lain untuk menyampaikan aspirasi terkait upaya dalam mengkritisi kinerja pemerintah Jokowi-JK yang mereka nilai tidak serius mengatasi permasalahan perekonomian bangsa. Hal ini terlihat dari nilai tukar rupiah yang melemah.
“Aksi ini sebuah tindakan dari kami selaku Mahasiswa untuk mengkritisi dan memberikan rekomendasi kepada pemerintah Jokowi-JK atas berbagai permasalahan kebangsaan,” ujar Bambang Irawan, Ketua Umum Badko HMI Sumbagsel dalam orasinya.
Ditambahkannya, dalam kesempatan aksi ini, Badko HMI Sumbagsel menyampaikan delapan tuntutan kepada Pemerintah Jokowi-JK, diantaranya :
1. Mendesak Pemerintah agar tetap menjaga stabilitas harga bahan pokok ditengah depresiasi rupiah tanpa harus mengintimidasi produk lokal dan menuntut Pemerintah untuk tidak lagi berhutang kepada IMF dan World Bank.
2. Mendorong Pemerintah untuk memperketat Lalu Lintas Devisa yang dapat menguntungkan perekonomian bangsa Indonesia dan memperluas Ekspor dengan mencari pasar alternatif ekspor untuk produk lokal dan berhenti impor.
3. Mendorong BI bersama OJK harus dapat mengubah struktur kredit menjadi 70% untuk pelaku bisnis menengah dan kecil sampai Akhir 2018 ini.
4. Menuntut BI dan pemerintah untuk lebih aktif dan kreatif melakukan restrukturisasi hutang, renegosiasi ke Negara-negara kreditor untuk mengubah tenor hutang dari jangka pendek ke panjang dan mengintervensi pasar obligasi dan rapat FOMC.
5. Menuntut terciptanya Holding Pangan Indonesia.
6. Menuntut kedaulatan energi di Indonesia.
7. Menuntut keterbukaan informasi publik di setiap instansi pemerintahan dan instansi politik.
8. Transparansi penegakan supremasi hukum dan HAM serta meminta segera menormalisasikan sistem keamanan.
Aksi ini diterima oleh 6 anggota Dewan sebagai perwakilan DPRD Sumsel dan berjanji akan mengawal serta mengirimkan pers rilis tuntutan Badko HMI Sumbagsel ke DPR RI. (HS)