
KabarSriwijaya.com, Palembang – Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Sumsel, menyelenggarakan Deklarasi dan Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD)-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) POSPERA se-Sumsel, bertema “Indonesia Darurat Agraria”, di di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (2/5/2016) Sore.
Tampak dihadiri Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin , Ketua Dewan Pembina Pospera sekaligus Anggota DPR RI Komisi VII Adian Napitupulu, Ketua Umum DPP Pospera Mustar Bonaventura, Dewan Pembina DPD Pospera Sumsel Kiki Rizki Yoctavian, Dandim 0418/Palembang Lerkol Inf Ichwansyah , Tumpal Simare Mare (Ketua DPD Pospera Sumsel Terlantik), Ketua Panitia Pelaksana)Jasmadi Pasmeindra, diikuti ratusan aktivis dari Presidium Nasional Persatuan Nasional Aktivis (PENA) 98 Sumsel, dan tamu undangan dari Organisasi Pemuda, LSM, Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa Sumsel di Palembang.
Dalam sambutannya, Jasmadi Pasmeindra, mengatakan, Bahwa personila pengurus Pospera DPD-DPC Sumsel yang dilantik, dengan jumlah keseluruhanya sekitar 700 orang. “Kedepan diharapkan warga yang tergabung di Pospoera untuk bersama-sama berjuang untuk membebaskan Indonesia dari berbagai konflik agraria. Kekuatan kita adalah kayakinan kita dalam berjuang agar Sumsel tidak ada konflik agraria lagi karena banyak rakyat kecil yang tertindas”, tandasnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Pospera Sumsel, Tumpal Simare Mare, mengatakan, bahwa Pospera sebelumnya merupakan organisasi relawan yang secara konsisten bekerja dibasis rakyat menggerakkan dan memenangkan Ir H Joko Widodo sebagai Gubenur DKI Jakarta dan Presiden RI periode 2014-2019.
“Pospera dibentuk oleh aktivis 98 dan dilahirkan atau dibentuk sejak tahun 2012 saat untuk pemenangan Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta dan pemenangan Joko Widodo sebagai Presiden RI. Saat ini Pospera tetap terus eksis untuk berkembang banyak di Indonesia”, tandasnya.
Sementara itu, Mustar Bonaventura, mengatakan, deklarasi dan pelantikan Pospera sangat penting untuk mengawal Pemerintahan Jokowi-JK yang sudah kita perjuangkan dan menang menjadi pasangan Presiden RI. “Program pembangunan Sumsel adalah nyata berkembang pesat, yang tentunya merupakan perpanjangan tangan dari program kerja Pemerintah Pusat.
Dalam sambutannya, H Alex Noerdin, mengatakan, berharap Pospera dapat memberikan manfaat untuk rakyat, “buktikan bahwa deklarasi dan Pelantikan Pospera Sumsel benar untuk memperjuangkan rakyat”, ungkapnya.
“Selama 2 periode menjadi Bupati Muba dan 2 periode saat ini menjadi Gubernur Sumsel, bahwa semua itu untuk kesejahteraan rakyat, dengan program prioritas Pendidikan dan Berobat Gratis”Katanya. Lanjut Alex, banyak Program Study Kuliah gratis sejak tahun 2015 mulai dilaksanakan Pemprov.Sumsel. Mari para aktivis di Pospera untuk turut ikut kuliah gratis, supaya menjadi lebiih pintar untuk mengawal Nawacita Presiden RI H Joko Widodo.
“Semangat muda harus dimanfaatkan dengan baik. Di sumsel telah difasilitasi dengan adanya pendidikan gratis dan berobat gratis. Selain itu, meminta dukungan atas pembangunan Sumsel dan pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang,” ungkap Alex.
Sementara itu, dalam orasi ilmiah, Adian Napitupulu, mengatakan, merasa menemukan ada Jokowi di Sumsel, yakni H.Alex Noerdin. Berkarakter yang sama dalam kepemimpinannya, yakni memprioritas pembangunan infrastruktur jalan” katanya.
Ia mengatakan bahwa di institusi DPR RI, anggotanya sudah banyak yang tua, kedepan pemuda Indonesia jangan minder untuk turut berkancah politik nasional. Tahun 2019 kedepan berharap ada 2 anggota DPR RI dari Pospera Sumsel, yakni dari kaum muda” ujarnya.
“Bahwa di Negara Indonesia ada ribuan pulau dengan kekayaan alamnya yang sangat kaya raya. Oleh sebab itu pemuda harus siap dan berani memperjuangkan dalam artian mengelolanya untuk kesejahteraan rakyat. Berharap Pospera berisikan oleh pemuda-pemudi yang mempunyai keberanian. Karena Pospera dibentuk dalam rangka menggapai mimpi dan cita-cita dalam politik nasional kedepanya untuk keadilan serta kesejahteraan rakyat Indonesia,” tandasnya. (Arto).
