Sambangi Polda Sumsel, Siti Nurizka pertanyakan persoalan yang terjadi di Sumsel
Palembang, KabarSriwijaya.com — Anggota komisi III DPR RI Fraksi Gerindra, Siti Nurizka Puteri Jaya. S.H., M.H datangi polda sumsel dalam rangka reses perorangan, Sabtu (29/04/2023).
Kegiatan ini untuk menyerap aspirasi dari Polda sumsel dan juga mendiskusikan permasalah yang Siti Nurizka dapatkan baik dari masyarakat atau ketika terjun langsung ke lapangan.
Kedatangan Siti Nurizka di sambut oleh kapolda Sumsel yang belum genap 1 tahun menjabat di polada Sumsel, Irjen Pol Albertus Rachmad Widodo yang sebelumnya menjadab sebagai Kapolda Jambi, di dampingi oleh pejabat Polda diantaranya 1. Kombes. Pol. Drs. Kamaruddin, M.Si.
2. Kombes. Pol. Agus Santosa, S.H., S.I.K.
3. Kombes. Pol. Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si.
4. Kombes. Pol. Iskandar Fitriana Sutisna, S.I.K., M.Si.
5. Kombes. Pol. Muhammad Anwar Reksowidjojo, S.H., S.I.K.
Sementara Siti Nurizka didampingi oleh perwakilan DPD Gerindra Sumsel Dani Syarif dan anggota DPRD Kota Palembang Roudatul Jannah. S.E. M.Si
Audiensi ini terlihat akrab dan berjalan dengan santai dalam kesempatan ini Siti Nurizka menyampaikan beberapa pertanyaan dan hasil laporan dari masyarakat kepada kapolda.
“Sering kali di lapangan saat reses saya mendapatkan laporan dan keluhan pak Kapolda, contohnya di Jakabaring, masih sering terjadi tawuran dan tindak kriminalnya masih sangat tinggi, di Muratara saya dapat laporan kerusakan ysng disebabkan oleh tambang ilegal yang berakibat sumber air bersih warga itu tercemar limbah, juga mobil mobil pengangkut batubara yang sangat tidak tertib. Di sumsel sendiri kasus Narkoba masih sangat tinggi” ujar Siti Nurizka.
Menanggapi hal tersebut Irjen Albertus Rachmad mengatakan bahwa pihaknya dari polda sudah mengerahkan polresta sampai polsek untuk terus meningkatkan keamanan di masyarakat. “Teruntuk tambang sendiri ini masih menjadi PR bagi kita, ungkapnya.
Dalam kesempatan ini juga kapolda sumsel menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah mengupayakan penekanan terhadap kebakaran hutan lahan yang sudah masuk tahap keempat, selain itu dia juga menyampaikan bahwa banyak fasilitas yang masih kurang akibat anggaran yang belum turun. (SB/RIL)
