
OKU Timur, KabarSriwijaya.com – Menjelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Dinas Perhubungan Kabupaten OKU Timur melakukan persiapan dan koordinasi lintas sektoral.
Selain itu juga, selama Idul Fitri akan didirikan 5 pos pelayanan dan pos pantau. Pos pelayanan akan didirikan di Simpang 4 Tanjung Kemala Martapura, Depan rumah makan pahala 2 Kota Baru Martapura, Simpang Sukaraja, Simpang Pasar Gumawang, dan Petanggan BK 16. Sementara untuk pos pantau berada di depan Water Boom BK 9 Belitang. Pelaksanaan pos mulai tanggal 20 Juni sampai 3 Juli 2017.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas perhubungan OKU Timur Drs Junaidi diruang kerjanya, Kamis (15/06/2017).
“Berdasarkan surat dari Kemenhub pusat untuk melakukan Ramp Check atau kelayakan angkutan penumpang, seluruh angkutan atau PO sudah didatangi Selasa kemarin (13/6), Juga dihimbau ke PO angkutan harus laik jalan, angkutan tidak melebihi daya angkut dan mencetak tiket yang mencantumkan nominal tarif,” jelas Junaidi.
Lanjutnya menginformasikan, untuk wilayah rawan longsor di OKUT terpantau ada tiga titik, diantaranya Desa Negeri ratu, Desa Pulau Negara dan Desa Mengulak. Saat ini sudah dilakukan pemasangan rambu peringatan dilokasi rawan longsor.
Ditambahkannya juga, untuk jumlah personil yang disiapkan untuk posko dari Dishub sebanyak 34 personil baik pos pelayanan maupun pos pantau. Posko sendiri akan beroperasi selama 24 jam.
Sementara untuk Izin angkutan barang dan bahan galian seperti pasir, tanah dan batubara, dilarang melintas seluruh jalan nasional dan tol mulai tgl 18 Juni – 3 juli 2017
“Yang boleh melintas hanya angkutan penumpang, sembako, BBM, ternak, Pos, serta mobil barang yang bertanda khusus angkutan motor pemudik. Dan jami menghimbau agar pengendara mematuhi dan memperhatikan rambu yang ada,” ujar Junaidi. (RA)