Daerah Kecamatan Mulai Kewalahan Tanggulangi Karhutla

Musi Rawas KabarSriwijaya.com – Kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai mengkhawatirkan terutama di daerah Kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Rabu, (18/09/2019).
Beberapa Kecamatan terdampak Karhutla, salah satunya di Kecamatan Muara Lakitan, sehingga membuat Camat Freewan Novio angkat bicara, karena pihaknya sudah kewalahan menangani keadaan karena keterbatasan fasilitas terutama armada pemadam kebakaran.
“Jika hanya bermodal do’a dan sabar tidak cukup,” katanya.
Itu baru satu Kecamatan, sementara di Kabupaten Musi Rawas ada 14 Kecamatan yang butuh penanganan yang sama, dirinya meyakini Pemkab tidak akan mampu menyediakan Damkar untuk stand by di setiap Kecamatan.
“Pemerintah pusat harus turun tangan,” harap Freewan.
Dirinya juga mengungkapkan, jika masyarakat yang berada dalam wilayahnya sudah mulai mengeluh mengenai dampak asap dari Karhutla.
“Seperti yang saya katakan tadi, pemerintah pusat harus nurunkan anggaran untuk masalah ini, karena kewenangan hutan ini bukan bupati, tapi kalau operasional samo perawatan bisa di anggarkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut camat mengatakan, jika perusahaan tidak tebendung lagi karena luas lahan yang ada di Musi Rawas, dan terkadang mereka cuek. Seperti kebakaran CLBB kemarin yang belum ada cerita, apalagi sekelas MHP yang izin pusat, jadi daerah tidak mempunyai wewenang untuk menyabut izinnya.
“Jadi sekarang kita sama-sama berpikir bagaimana cara ngurus api ini, karena terkadang api bisa timbul sendiri akibat kemarau panjang,” demikian Freewan. (BRY)
