NASIONAL

Pengamat : Aktor Teror Terhadap Ulama Harus Segera Diungkap

KabarSriwijaya.com – Pendakwah Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan orang tidak dikenal saat memberikan ceramah di Mesjid Falahuddin saat mengisi acara wisuda Tahfiz di kota Lampung pada Minggu, 13 September 2020. Pengamat Politik Center For Political and Development Studies Teras Indonesia, Haekal Haffafah meminta aparat mengungkap motif teror terhadap pelaku penusukan.

“Aparat harus mengungkap apa motif pelaku dan siapa aktor teror terhadap pelaku penusukan Ulama Syekh Ali Jaber” Kata Haekal, Minggu 13 September 2020.

Haekal mengatakan ini bukan kali pertama tokoh Islam diteror, tahun 2018 KH Umar Basri pimpinan Pondok Pesantren Al Hidayah Kabupaten Bandung diserang saat selesai menunaikan zikir subuh, Ustad Prawoto Komandan Brigade Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis) dihabisi didepan rumahnya, dua bulan lalu imam masjid dipekanbaru, ditusuk didada sebelah kiri.

“Kalau kita mau perhatikan video yang beredar, pelaku melakukan penyerangan dengan sangat kuat, dengan target tusukan bagian dada, apa namanya kalau bukan percobaan pembunahan” Ujar Haekal.

“Kalau kita baca dalam prespektif idiologis, kekuatan islam selalu dianggap sebagai ancaman politik dari zaman Soekarno Masyumi dibubarkan, zaman Soeharto kelomok Islam dilumpuhkan lewat azaz tunggal, sekarang beberapa tokoh Islam dengan mudah dilabel radikal, dicap berbahaya, apabila ceramah yang disampaikan terlalu kritis terhadap kekuasaan.” Lanjutnya.

loading...

Syekh Ali Jaber menurut Haekal adalah simbol pemersatu dengan gerakan khas Hafidz Al-Quran yang beliau gaungkan.

“Syekh Ali Jaber merupakan ulama kharismatik yang dipandang sebagai sosok yang teduh dan pemersatu, tentu memiliki daya tarik untuk membangunkan kesadaran politik umat” Ucap Haekal

Haekal mengatakan, Polisi harus mengungkap siapa aktor intelektual pelaku teror ini, motifnya apa, targetnya apa, kalau punya irisan dengan sebuah organisasi basis konstruksi idiologinya apa, apakah ada riwayat telepon, wa atau sms, yang berhubungan dengan rencana penusukan, kalau polisi biasa mengungkap kasus besar, tentu mudah untuk mengungkap dalang teror terhadap Ulama Syekh Ali Jaber, Polisi punya semua intrumen itu lebih dari cukup.

BACA JUGA :  Ahok Serang Balik Amien Rais

“Jangan sampai proses pemerikasaan kasus ini berhenti, dengan hanya mengatakan pelaku diduga mengalami gangguan Jiwa,” tutupnya. (RLS)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close