
PALI, KabarSriwijaya.com – Akses jalan penghubung yang berada di Desa Purun, Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), nyaris putus.
Hal ini, disebabkan saluran air atau gorong-gorong di bawah jalan di terkikis sehingga gorong longsor.
Kondisi ini tentu sangat membahayakan bagi para pengguna jalan.
Pantauan dilokasi, hampir separuh bahu jalan berlubang dengan kedalaman lebih dari dua meter dan lebar satu meter serta panjang sekitar 2 meter, yang sangat dikhawatirkan membahayakan para penguna jalan.
Belum ada perbaikan serta Pengantisipasian yang dilakukan oleh pihak terkait, hanya kesadaran warga yang hanya memberi tanda kayu dan batu di lubang tersebut.
Hal itu dibuat agar pengendara baik roda dua maupun roda emapat bisa lihat dari jarak jauh dan bisa menghindar di jalan berlubang baik di siang hari maupun malam hari.
Menurut Prapto (42) salah seorang warga setempat mengungkapkan bahwa ambruknya terowongan air disebabkan banyak truk melebih tonase melintas di jalan tersebut. Alhasil saluran air dari di bawah jalan pecah sehingga sebagian jalan ambruk.
“Awal kondisi jalan bergelombang dari bawah, banyak kendaraan truk bermuatan sawit milik salah satu perusahaan disini melintas dengan beban yang melebihi tonase, akhirnya sebagian jalan ambruk sampai ke saluran air sungai,” ujar Prapto, Senin (17/10/2016). (Bebe)