
Banyuasin, KabarSriwijaya.com : Universitas Taman Siswa (Unitas) Palembang, akan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Banyuasin. Kerjasama tersebut dalam rangka menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian masyarakat.
Kami menawarkan Tridharma ini kepada Pemerintah Banyuasin, karena Banyuasin adalah penyangga ibukota Palembang, letak dan perannya strategis. Oleh karena itu pemerintah daerah harus kreatif, harus bagus, dan itu harus didukung oleh SDM yang berkualitas,” ujar Rektor Unitas Palembang Joko Siswanto usai bertemu dengan Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Soemosentono di ruangannya, Jum’at (02/10/2018).
Problema yang utama dari masyarakat Banyuasin menurut Joko Siswanto adalah air bersih, terutama di daerah perairan. Seandainya diluar perairan itu, masih mengandalkan sumurpun, air masih juga belum baik.
“Makanya kami kebetulan punya doktor yang ahli tentang itu, akan kita manfaatkan pengabdian masyarakat dengan program penjernihan dari air yang tidak bersih menjadi bersih kemudian layak untuk kebutuhan rumahtangga,” ungkapnya.
Selain itu, Joko Siswanto menawarkan kerjasama dalam hal pendidikan diantaranya apabila ada pegawai, kades atau perangkat desa, dan juga masyarakat di Banyuasin yang belum sarjana dan ingin kuliah, Universitas Taman Siswa siap untuk membantu mereka. Begitu juga dalam hal penelitian Unitas telah menyiapkan SDM yang kompeten di bidang ini.
“Mudah-mudahan pemikiran kami ini bisa diterima sehingga kepemimpinan pak Askolani dan pak Slamet ini bisa membawa berkah bagi masyarakat Banyuasin dengan kerjasama, bersama Universitas Taman Siswa Palembang,” harap Joko.
Wakil Bupati Banyuasin, Slamet Soemosentono, mengapresiasi tawaran dari Rektor Unitas dan akan segera menyampaikannya kepada Bupati Banyuasin, Askolani.
Mungkin kerjasama, tapi semuanya akan saya serahkan dengan pak Bupati dulu, keputusan. Hari ini silaturahmi dengan wakilnya, jadi akan kami sampaikan ke pak Bupati, yang jelas saya memberikan apresiasi atas attention mereka dengan Kabupaten Banyuasin sebagai penyangga kota yang dekat dengan kota Palembang,” ungkap Slamet.
Slamet mengatakan, Universitas Taman Siswa memiliki kampus yang bisa digunakan untuk studi bagi masyarakat dan pegawai di daerah Banyuasin yang ingin mengikuti pendidikan di perguruan tinggi.
“Mereka punya kampus yang bisa digunakan untuk studi daripada masyarakat Banyuasin dan tentunya para pemangku kewenangan, mungkin dari pegawai-pegawai kita yang kuliah untuk menambah pengetahuan dia, menambah keahlian mereka untuk menjadi seorang profesional di dalam bidang mereka masing-masing, kami menyambut baik ini,” ujarnya. (SB)